Lebak, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Lebak mencatat produksi gabah sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 473.697 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen atau 189.478 ton gabah telah berhasil diserap oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lebak Niaga melalui Divisi Pangan.
Capaian produksi gabah ini menjadi salah satu indikator meningkatnya peran pemerintah daerah dalam memperkuat rantai distribusi hasil pertanian, sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menjelaskan bahwa tingginya produksi gabah tersebut didukung oleh luasnya area panen yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
Baca Juga: PT Lebak Niaga Serap Gabah Petani Hingga 15 Ton, Pembayaran Tunai Jadi Andalan
Rahmat juga memaparkan bahwa target panen pada Juni 2026 mencapai 14.000 hektare yang tersebar di 28 kecamatan.
“Mudah mudahan semua hasil gabah petani itu bisa terserap dengan maksimal,” ujar Rahmat.
Sejumlah wilayah yang menjadi sentra produksi gabah antara lain Kecamatan Wanasalam, Malingping, dan Banjarsari. Peningkatan produksi gabah di wilayah tersebut turut memberikan kontribusi signifikan terhadap total capaian gabah di Kabupaten Lebak.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran petani serta pendampingan yang terus dilakukan oleh para Penyuluh Pertanian Lapangan di bawah koordinasi Kementerian Pertanian.

Pemerintah Kabupaten Lebak mengandalkan keberadaan BUMD Lebak Niaga sebagai instrumen utama dalam memperkuat pemasaran gabah hasil panen petani.
Sejak Februari 2026, BUMD tersebut aktif melakukan penyerapan gabah langsung dari petani di berbagai wilayah untuk memastikan gabah tidak menumpuk di tingkat produsen.
Selain melalui Lebak Niaga, penyerapan gabah juga dilakukan oleh Perum Bulog serta sejumlah perusahaan swasta yang turut berperan dalam rantai distribusi gabah di daerah. Keberadaan berbagai pihak ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penyerapan gabah petani.
Pemerintah daerah berharap kapasitas penyerapan gabah oleh Lebak Niaga terus ditingkatkan agar semakin banyak hasil panen gabah petani yang dapat tertampung.