BerandaBeritaPemkab Lebak Bahas Optimalisasi Retribusi Layanan Kesehatan Tahun 2026

Pemkab Lebak Bahas Optimalisasi Retribusi Layanan Kesehatan Tahun 2026

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Wakil Bupati Amir Hamzah memimpin rapat optimalisasi retribusi tahun 2026 di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.

Rapat tersebut digelar di ruang kerja Wakil Bupati Lebak pada Senin, 16 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan penerimaan dari sektor retribusi pelayanan kesehatan.

Pertemuan tersebut juga menjadi langkah evaluasi untuk memperkuat pengelolaan retribusi agar lebih optimal, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah Kabupaten Lebak menilai sektor kesehatan memiliki potensi retribusi yang dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sepanjang pengelolaannya dilakukan secara tepat dan sesuai aturan.

Dalam pemaparannya, Sekretaris Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa sumber retribusi PAD di sektor kesehatan berasal dari berbagai layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Di antaranya pelayanan kesehatan di Puskesmas Gunung Kendeng serta layanan kesehatan lain yang sejenis, termasuk yang tersedia di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lebak.

Baca Juga: Wakil Bupati Lebak Dorong Optimalisasi Retribusi Pasar dan Parkir Lewat Sistem Digital/a>

Meski memiliki potensi retribusi yang cukup besar, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Beberapa di antaranya adalah keterbatasan sarana dan prasarana, kekurangan obat-obatan, ketersediaan ambulans yang belum memadai, serta masih adanya unit pelayanan yang belum menerapkan pola pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dalam arahannya, Wakil Bupati Lebak menekankan bahwa penggalian potensi retribusi harus dilakukan secara terukur.

Menurutnya, optimalisasi retribusi tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga harus tetap memperhatikan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Potensi retribusi yang ada harus dimaksimalkan dengan sistem pengelolaan yang baik. Namun yang paling utama adalah pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” ujar Amir.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -