BerandaBeritaOrang Tua Posting MBG di Medsos Bakal Dipidana? Ini Klarifikasi Kepala BGN

Orang Tua Posting MBG di Medsos Bakal Dipidana? Ini Klarifikasi Kepala BGN

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Makan Bergizi Gratis (MBG) penyebarannya semakin mneyeluruh. Namun di balik jangkauan yang semakin luas itu, terkadang terselip protes dan tantangan berarti.

Protes biasanya datang dari orang tua siswa atau penerima manfaat dari MBG. Ada yang memposting menu harian MBG. Dari postingan itu tak sedikit menuai komentar beragam dari masyarakat.

Beberapa waktu sempat beredar kabar masyarakat atau orang tua siswa yang memposting menu MBG di medsos bakal dipidana.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan pihaknya tidak pernah melarang masyarakat, termasuk orang tua siswa, untuk mengunggah menu Program MBG di media sosial (medsos). 

Baca Juga: Viral MBG TV Mengudara di 13 Provinsi, BGN Tegaskan Tak Ada Kaitan

Klarifikasi tersebut tentu saja buntut dari beredarnya informasi yang menyebut BGN akan memidanakan masyarakat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jika mengunggah menu MBG.

Dadan juga memastikan narasi itu tidak pernah keluar dari pernyataannya secara langsung ataupun termasuk kebijakan resmi lembaga.

Dadan menilai informasi tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat dan harus segera diluruskan oleh pihaknya.

“Saya malah senang setiap orang memposting menu MBG di media sosial, karena itu bagian dari pengawasan bersama,” ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa, 3 Maret 2026, dikutip dari media nasional.

Baca Juga: Prabowo Apresiasi BGN Atas Capaian Makan Bergizi Gratis untuk 20 Juta Penerima

Dadan menjelaskan partisipasi publik dalam mendokumentasikan dan membagikan menu justru telah membantu BGN pusat dalam melakukan monitoring kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Menurutnya hal tersebut merupakan transparansi, dan tranparasansi itu merupakan elemen penting dalam memastikan standar mutu program tetap terjaga.

“Unggahan masyarakat memudahkan kami di BGN pusat untuk melihat kualitas layanan SPPG. Itu menjadi masukan langsung bagi kami untuk evaluasi,” jelas Dadan.

Lebih lanjut Dadan juga menegaskan bahwa dirinya secara pribadi tidak pernah menyampaikan ancaman pemidanaan terhadap orang tua maupun pihak mana saja yang membagikan informasi terkait menu MBG.

Untuk itu dirinya mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai potongan informasi yang tidak jelas sumbernya

Editor : Lilik HN

TERKAIT
- Advertisment -