Bantentv.com – Pasca AS dan Indonesia menyepakati pernyataan bersama mengenai kerangka kerja Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada 22 Juli 2025 lalu, yang menyebutkan bahwa AS akan memangkas tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen untuk produk asal Indonesia, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri yang membidangi sektor ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu 15 Februari 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden dalam pertemuannya itu menegaskan bahwa Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi internasional harus selalu mengedepankan kepentingan nasional.
“Presiden menegaskan beberapa hal, memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapa pun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat, adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia,” ujar Teddy, dikutip dari akun Instagram @Sekretaris.kabinet, Senin, 16 Februari.
Baca Juga: Prabowo: Pers Harus Berkomitmen pada Kepentingan Bangsa
Teddy menuturkan, Presiden Prabowo juga menginginkan agar setiap perundingan ekonomi mampu meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat rantai pasok industri nasional atau global supply chain dalam negeri.
Selain itu, Kepala Negara juga menaruh perhatian pada kecepatan implementasi kebijakan serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Presiden menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus segera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Batalkan Dinas ke Luar Negeri, Komisi II DPR Lebih Utamakan Kepentingan Rakyat
Dalam pertemuan itu, sejumlah menteri hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetio Hadi, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sementara sebelumnya, Menko Airlangga Hartarto mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan menandatangani kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS) pada bulan Februari ini. Airlangga juga mengatakan kesepakatan itu akan ditandatangani Prabowo saat menghadiri acara di Amerika Serikat pada 19 Februari 2026 mendatang.
Editor : Erina Faiha