BerandaBeritaNakhodai DMI Pandeglang, Ramadani Jamin Nasib Marbot Hingga Legalitas Aset

Nakhodai DMI Pandeglang, Ramadani Jamin Nasib Marbot Hingga Legalitas Aset

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Ramadani secara resmi didaulat menakhodai PD-DMI Kabupaten Pandeglang selama lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, ia menegaskan program kerja lima tahun ke depan tidak muluk-muluk, namun tetap realistis dan terukur.

Ia menjelaskan, fokus program di antaranya adalah jaminan asuransi bagi para marbot masjid. Langkah ini diambil karena para marbot umumnya berusia lanjut dan bekerja dengan penuh keikhlasan, namun kerap kurang mendapat perhatian.

Selain itu, program lainnya adalah sertifikasi masjid di Kabupaten Pandeglang yang saat ini tercatat lebih dari tiga ribu masjid. Upaya ini dilakukan untuk mencegah potensi sengketa aset dengan ahli waris di kemudian hari.

“Dua program sudah berjalan, yakni jaminan sosial ketenagakerjaan bagi marbot masjid serta kerja sama dengan Kementerian Agama dan BPN terkait sertifikasi tanah masjid se-Kabupaten Pandeglang,” ujar Ramadani.

Baca Juga: Safari Ramadan di Al-Bantani, Fahmi Hakim Soroti Bantuan untuk Marbot dan Dhuafa

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, yang turut hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut, menyatakan pemerintah daerah akan mendukung penuh PD-DMI. Ia juga optimistis kepengurusan yang baru dapat berkontribusi nyata dalam memakmurkan masjid.

“Pemerintah daerah mendukung penuh program PD-DMI dan optimistis kepengurusan yang baru dapat berkontribusi nyata dalam memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Baca Juga: Jusuf Kalla Resmi Lantik Pengurus DMI Banten Periode 2025–2029

Lebih lanjut, Iing menjelaskan bahwa selain memakmurkan masjid, PD-DMI juga memiliki peran penting dalam menjaga generasi muda agar aktif datang ke masjid, tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan menimba ilmu agama.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi muda agar tetap berada dalam koridor agama dan menimba ilmu,” pungkasnya.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -