BerandaBeritaMelalui PKK, Arfina Rustandi Dorong Peran Perempuan dan Penekanan Stunting Lewat Sinergi...

Melalui PKK, Arfina Rustandi Dorong Peran Perempuan dan Penekanan Stunting Lewat Sinergi DP3AKB

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Serang, Arfina Rustandi, mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan sekaligus penekanan angka stunting melalui sinergi dengan DP3AKB.

Hal tersebut disampaikan saat kunjungan Bina Wilayah di RT 2 RW 3, Jagarayu, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Serang, Annisa Nur Agis Aulia, Selasa, 28 April 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Arfina menegaskan pentingnya implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan kesehatan keluarga. Ia juga memantau langsung berbagai fasilitas pemberdayaan masyarakat, seperti Kelompok Wanita Tani (KWT), Posyandu, PAUD, hingga Rumah Sehat.

“Hari ini kami meninjau Kelurahan Gelam untuk melihat KWT dan Rumah Sehat yang di dalamnya terdapat tanaman obat dan pangan seperti kencur, kunyit, dan cabai. Ini merupakan bagian dari 10 Program Pokok PKK, khususnya di sektor ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga: Kader Posyandu dan PKK Berperan Penting dalam Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

Arfina juga meninjau pelaksanaan Posyandu serta pemberian makanan bergizi gratis bagi balita sebagai upaya menekan angka stunting sejak dini.

Untuk memastikan program berjalan efektif, ia menekankan pentingnya sinkronisasi administrasi dari tingkat Posyandu hingga kecamatan, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Data harus terintegrasi dengan baik, dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” tegasnya.

​Keberhasilan program PKK tak lepas dari dukungan DP3AKB Kota Serang, Menurut Arfina DP3AKB mitra strategis dalam memberikan pembinaan teknis.

​”DP3AKB Kota Serang berperan sebagai mitra dalam pembinaan, termasuk dalam penguatan program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL). Sinergi ini memastikan pembinaan dilakukan secara menyeluruh kepada setiap kelompok umur,” tambahnya.

Baca Juga: Ratusan Kader PKK Cek Kesehatan Gratis

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Cipocok Jaya, Mabruroh Um Rochmat, menjelaskan pihaknya memiliki strategi khusus dalam menangani stunting melalui program Banting Harga (Berantas Stunting untuk Keluarga Sejahtera) yang menggandeng pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami tidak menggunakan anggaran kecamatan atau kota, tetapi melalui CSR. Kami langsung mendatangi pihak swasta dan menyampaikan kondisi warga. Hasilnya, ada bantuan seperti susu dan kacang hijau untuk tambahan gizi anak,” ujarnya.

Program tersebut terbukti mampu menurunkan angka stunting dari 87 menjadi 79 anak di wilayah tersebut.

Selain itu, PKK juga mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Berbagai produk olahan lokal seperti dimsum, piscok, rengginang, hingga camilan khas “Intip” kini telah dipasarkan hingga ke luar daerah.

“UP2K menjadi wadah bagi ibu rumah tangga untuk produktif dan menghasilkan nilai ekonomi,” katanya.

Baca Juga: Kasus Bullying di Kota Serang Meningkat, Enam Pelajar Jadi Korban

Di sektor ketahanan pangan, KWT juga aktif mengembangkan budidaya ikan lele sebagai sumber pendapatan tambahan.

Tak hanya itu, PKK Cipocok Jaya juga menggencarkan edukasi pola asuh anak dengan membatasi penggunaan gawai. Sebagai alternatif, masyarakat difasilitasi dengan pojok baca untuk meningkatkan minat baca anak.

“Kami terus mengedukasi agar anak-anak lebih gemar membaca dan belajar, serta mengurangi penggunaan handphone,” pungkas Mabruroh.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -