BerandaBeritaLapas Serang Ubah Lahan Jadi Kebun Anggur Internasional, Warga Binaan Jadi Petani...

Lapas Serang Ubah Lahan Jadi Kebun Anggur Internasional, Warga Binaan Jadi Petani Kreatif

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang terus mengembangkan program kemandirian warga binaan melalui budidaya jahe merah instan serta penanaman berbagai jenis anggur internasional di lingkungan lapas.

Dwi Riyanto selaku Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Kelas IIA Serang mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan keterampilan dan pemberdayaan warga binaan agar memiliki kemampuan produktif selama menjalani masa pidana.

Menurut Dwi, saat ini terdapat sekitar 10 jenis anggur internasional yang dibudidayakan di area lapas. Beberapa varietas unggulan di antaranya Tamaki, MS 01, hingga Jupiter asal Amerika Serikat.

“Penanaman anggur ini sudah berjalan sekitar enam bulan. Insyaallah dua sampai tiga bulan ke depan sudah mulai berbuah dan memasuki panen raya,” kata Dwi Riyanto.

Baca Juga: Produksi Sejak 2016, Jahe Merah Instan Lapas Serang Makin Dikenal Masyarakat

Ia menjelaskan, bibit anggur diperoleh melalui kerja sama dengan komunitas anggur di wilayah Cipocok yang juga rutin melakukan pendampingan dan pengontrolan tanaman di dalam lapas.

Selain fokus pada hasil panen, program tersebut juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Para warga binaan diberikan pelatihan mulai dari proses dasar penanaman, perawatan, hingga teknik budidaya anggur secara langsung oleh komunitas anggur tersebut.

Baca Juga: Momen Haru Ramadan, Warga Binaan Lapas Serang Buka Puasa Bersama Keluarga

Dwi mengungkapkan, dibandingkan tanaman lain yang dibudidayakan di lapas seperti jahe, sawi, blewah, daun mint, dan tanaman lainnya, anggur menjadi tanaman yang paling rumit dalam perawatannya.

“Kalau dibandingkan dengan tanaman lain, anggur ini paling rumit perawatannya. Tantangannya mulai dari cuaca, hama, sampai kondisi lahan yang harus benar-benar memadai,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa jenis anggur yang ditanam memiliki cita rasa unik. Setelah dilakukan uji rasa atau after taste, terdapat varietas yang memiliki rasa menyerupai bubble gum atau permen karet sehingga berbeda dari jenis anggur pada umumnya.

Baca Juga: Lapas Kelas III Rangkasbitung Bagikan Ratusan Paket Takjil

Ke depan, hasil panen anggur tersebut tidak hanya dikonsumsi di lingkungan lapas, namun juga direncanakan dipasarkan melalui komunitas anggur ke sejumlah pusat perbelanjaan besar seperti Grand Lucky Indonesia dan mal besar lainnya.

Selain budidaya anggur, Lapas Serang juga terus mengembangkan produksi jahe merah instan yang ditanam langsung oleh warga binaan di area kebun lapas sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -