Serang, Bantentv.com – Ketua TP PKK Kota Serang, Arfina Rustandi, bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Serang, Anissa Nur Agis Aulia, melakukan kunjungan Bina Wilayah ke Lingkungan Kebon Kepuh, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kamis 30 April 2026.
Kehadiran dua tokoh penggerak ini disambut meriah warga setempat dan kesenian tradisional Petan Wewe.
​Tak hanya meninjau fasilitas administrasi, Arfina dan Anissa tampak kompak turun langsung ke area persawahan untuk menyapa para petani.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan 10 program pokok PKK serta pemberdayaan perempuan di wilayah tersebut berjalan sesuai koridor, terutama dalam menekan angka stunting.
​Dalam kunjungannya, Arfina Rustandi memberikan apresiasi tinggi terhadap pemanfaatan lahan dan kreativitas perempuan di Sawah Luhur.
Ia mencatat berbagai unit pemberdayaan seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) yang memproduksi kerupuk bandeng dan roti, hingga pengelolaan Bank Sampah yang mampu menyulap limbah plastik menjadi tas dan taplak meja.
​”Hari ini kami meninjau banyak titik, mulai dari perpustakaan, Posyandu, PAUD, hingga ke sawah untuk memberi semangat kepada para petani. Semuanya sangat menarik, terutama bagaimana masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk Rumah Sehat,” ujar Arfina.
​Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar ekosistem daur ulang yang sudah berjalan di Bank Sampah dapat terus berkelanjutan.
Baca Juga: DP3AKB dan TP PKK Serang Tinjau Binwil di Curug, Dorong Peran Aktif Perempuan
​Senada dengan Arfina, Wakil Ketua TP PKK Kota Serang, Anissa Nur Agis Aulia, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani isu kesehatan.
Mengingat Kecamatan Kasemen merupakan salah satu wilayah dengan perhatian khusus terkait stunting, Annisa mengapresiasi kekompakan kader dalam mengedukasi masyarakat.
​”Permasalahan utama di sini adalah sektor kesehatan. Saya berpesan agar kader Posyandu dan PKK terus semangat mendampingi ibu hamil dan balita terkait pola asuh dan menu makan keluarga yang bergizi,” tutur Anissa.
​Ia menambahkan bahwa kunjungan ini juga merupakan bagian dari penilaian Bina Wilayah, di mana kelurahan terbaik akan diajukan ke tingkat Provinsi.
​Di sisi lain, keberhasilan pemberdayaan perempuan di Sawah Luhur tidak terlepas dari peran aktif Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang.
​Ibu Martina, Kader Pokja IV PKK Sawah Luhur, mengungkapkan bahwa angka stunting di wilayahnya mengalami penurunan signifikan, dari 45 kasus menjadi 34 kasus. Hal ini menurutnya adalah buah dari pembinaan rutin setiap bulan serta adanya program tambahan makanan bergizi.
​”Kami rutin dibina oleh DP3AKB sebulan sekali. Materi yang diberikan mulai dari siklus hidup, rencana sehat, KB, hingga pola asuh dan kesehatan lingkungan. Ibu-ibu di sini sangat aktif, ada yang di pengeringan kayu, pengrajin anyaman, hingga bank sampah,” pungkas Martina.
​Penurunan angka stunting dan geliat ekonomi kreatif di Sawah Luhur menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif bagi kesejahteraan keluarga di Kota Serang.