BerandaBeritaKeributan di Tempat Karaoke, Seorang LC Mengaku Dipukul Mikrofon

Keributan di Tempat Karaoke, Seorang LC Mengaku Dipukul Mikrofon

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Keributan terjadi di salah satu ruang karaoke di Kota Serang yang melibatkan dua orang pemandu lagu (LC). Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh Polresta Serang Kota setelah salah satu pihak melaporkan dugaan penganiayaan.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 02.30 WIB di salah satu tempat hiburan malam di Kota Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban berinisial F berada di dalam ruangan karaoke bersama beberapa rekannya untuk menemani tamu bernyanyi.

Keributan diduga bermula ketika korban menawarkan minuman kepada rekannya sesama pemandu lagu berinisial SS alias AY. Namun tawaran tersebut disebut ditolak hingga memicu adu mulut di antara keduanya.

Baca Juga: LC di Tempat Karaoke Kota Serang Laporkan Rekannya ke Polisi

Dalam laporan yang disampaikan kepada polisi, korban mengaku sempat dipukul menggunakan mikrofon oleh terlapor.

Pukulan tersebut disebut mengenai bagian pelipis mata korban hingga menyebabkan luka memar. Setelah kejadian tersebut, terlapor disebut meninggalkan ruangan karaoke.

Korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polresta Serang Kota agar diproses secara hukum.

Kasat Reskrim Polresta Serang Kota Kompol Alfano Ramadhan membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Benar, kami menerima laporan dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh seorang pemandu lagu,” ujar Alfano saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu 7 Maret 2026.

Menurutnya, laporan tersebut tercatat dengan nomor TBL/149/III/RES 1.6/Polresta Serang Kota/2026.

Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian.

“ Penanganan perkara ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga proses hukum berjalan lebih lanjut,” kata Alfano.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -