BerandaBeritaHarga Daging Sapi di Pandeglang Tembus Rp150 Ribu, Omzet Pedagang Anjlok 70...

Harga Daging Sapi di Pandeglang Tembus Rp150 Ribu, Omzet Pedagang Anjlok 70 Persen

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Harga daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Pandeglang mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Lonjakan harga ini berdampak langsung pada menurunnya daya beli masyarakat dan merosotnya pendapatan para pedagang.

Di Pasar Tradisional Badak, Pandeglang, harga daging sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp110.000 hingga Rp130.000 per kilogram, kini melonjak menjadi Rp145.000 hingga Rp150.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dipicu meningkatnya harga sapi hidup lokal di tingkat peternak dan pasar hewan sejak sebelum pergantian tahun. Kondisi ini memaksa pedagang menaikkan harga jual agar tidak mengalami kerugian.

Salah satu pedagang daging sapi, Rudi, mengatakan kenaikan harga sudah berlangsung hampir satu bulan dan membuat konsumen mengurangi pembelian.

“Harga lagi tinggi, biasanya jual Rp120 ribu sampai Rp130 ribu, sekarang sudah Rp145 ribu sampai Rp150 ribu per kilonya. Sudah hampir sebulan, sejak sebelum tahun baru,” ujar Rudi saat ditemui di lapaknya, Kamis (22/01/2026).

Baca Juga: Pedagang Sayur & Bumbu Dapur Keluhkan Penurunan Omzet Imbas Dari Program MBG

Ia mengaku dampak kenaikan harga sangat terasa terhadap volume penjualan. Omzet pedagang bahkan turun hingga 70 persen dibandingkan kondisi normal.

“Omzet sepi, penjualan juga turun jauh. Kalau harga normal, biasanya satu kuintal daging bisa habis terjual dalam sehari. Sekarang sulit karena modal beli sapi hidup juga sudah mahal,” keluhnya.

Kondisi pasar yang lesu membuat pedagang berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan intervensi pasar atau mencari solusi agar harga kembali stabil.

“Harapannya harga bisa normal lagi supaya pembeli ramai. Kami berharap pemerintah bisa mengatasi kenaikan harga sapi saat ini,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pantauan di lokasi menunjukkan lapak-lapak pedagang daging sapi terlihat lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -