Bantentv.com – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) I Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten di Hotel Aston Serang, Minggu siang.
Munas perdana PPBNI tersebut mengangkat tema peningkatan profesionalisme organisasi untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
Pembukaan Munas ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi. Dalam sambutannya pada Munas tersebut, Andra Soni menegaskan peran strategis organisasi kemasyarakatan dalam menjaga harmoni dan stabilitas daerah di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik.
Menurutnya, sebagai daerah penyangga Jakarta, kondusivitas Banten memiliki kontribusi besar terhadap stabilitas nasional.
”Mewakili masyarakat dan Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ormas, khususnya PPBNI Satria Banten, yang konsisten menjaga stabilitas. Sebagai wilayah penyangga Jakarta, kondusivitas Banten adalah kunci bagi stabilitas nasional,” ujar Andra Soni.

Dalam forum Munas itu, Gubernur juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi di Provinsi Banten.
Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi PPBNI dalam menjaga persatuan serta mendukung program pemerintah.
”Kami berterima kasih atas komitmen PPBNI dalam menjaga persatuan dan mendukung program-program pemerintah, terutama dalam menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” imbuhnya.
Andra Soni turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mentransformasikan identitas kedaerahan menjadi produktivitas yang berdaya saing.
“Identitas kedaerahan harus tercermin melalui kualitas sumber daya manusia yang unggul. Kita harus bangga menjadi warga Banten melalui karya dan kontribusi nyata bagi bangsa,” tegasnya.
Baca Juga: Dukung Asta Cita Prabowo, DPRD Provinsi Banten Kawal Lahan Produktif
Sementara itu, Dewan Penasihat PPBNI yang juga Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan bahwa Munas PPBNI tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga bagian dari penguatan nilai budaya dan religiusitas masyarakat Banten. Menurutnya, karakter dan solidaritas kader harus terus dijaga secara konstruktif.
“Karakter, kekompakan, dan solidaritas PPBNI harus terus dijaga secara konstruktif demi mewujudkan Banten yang aman dan Indonesia yang damai,” tutur Dimyati.
Ketua Umum PPBNI Satria Banten, Tb. Oyim Munandar Sugriwa, menyebut Munas I sebagai tonggak penting dalam menyusun program strategis dan memperkuat kapasitas kepengurusan.
Ia menegaskan bahwa Munas merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari konsolidasi internal.
”Munas adalah amanat AD/ART. Keberhasilan yang kita raih hari ini adalah hasil pengorbanan pikiran, tenaga, dan materi dari seluruh kader. Ini saatnya kita memperkuat kapasitas kepengurusan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkap Oyim.
Melalui Munas ini, PPBNI Satria Banten menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme yang berlandaskan nilai kemanusiaan serta mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.