BerandaBeritaGelombang Tinggi Terjang Pantai Carita, Balawista Perketat Pengawasan Wisatawan

Gelombang Tinggi Terjang Pantai Carita, Balawista Perketat Pengawasan Wisatawan

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Banten dalam beberapa hari terakhir berdampak pada meningkatnya aktivitas laut di sejumlah kawasan pesisir.

Salah satu yang terdampak adalah Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, di mana kondisi perairan dilaporkan mengalami gelombang yang cukup tinggi.

Situasi ini mendorong Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) untuk mengeluarkan imbauan kepada para wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai.

Berdasarkan pantauan di lapangan, gelombang yang terjadi di perairan Selat Sunda tampak menghantam bibir pantai dengan cukup kuat. Ketinggian ombak diperkirakan berada di kisaran 1 hingga 2 meter.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan, air laut dilaporkan sempat menyapu daratan hingga sekitar 10 meter. Kondisi tersebut membuat suasana liburan di Pantai Carita tidak seramai biasanya, karena sebagian pengunjung memilih menjaga jarak aman dari laut.

Gelombang tinggi di bibir Pantai Carita (Bantentv.com/ Rangga)
Gelombang tinggi di bibir Pantai Carita (Bantentv.com/ Rangga)

Akibat gelombang yang meningkat, wisatawan yang datang bersama keluarga lebih banyak menikmati panorama pantai dari kejauhan

Aktivitas berenang dan bermain air di tepi pantai cenderung dihindari demi mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Ketua Balawista Nasional, Ade Ervin, mengatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan dengan memperketat penjagaan di sepanjang kawasan Pantai Carita.

“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan untuk tetap waspada. Petugas Balawista di lapangan terus melakukan pengawasan ketat,” katanya.

Ia menambahkan, Balawista telah menerjunkan sekitar 250 personel untuk melakukan pengamanan di berbagai destinasi wisata di Provinsi Banten.

Ratusan personel tersebut disebar guna memastikan setiap titik wisata mendapat pengawasan yang memadai, khususnya di wilayah pesisir yang rawan terdampak gelombang.

Baca Juga: Ratusan Petugas Balawista Diterjunkan Amankan Objek Wisata Air

“Saat ini Balawista menurunkan 100 personil tersertivikasi, dan 150 relawan, yang kitabrekrut kita latih dari pengelola objek wisata di seluruh objek wisata di Provinsi Banten,” pungkasnya.

Menurut Ervin, fokus utama para petugas adalah melakukan mitigasi risiko serta memberikan peringatan secara langsung kepada wisatawan apabila kondisi laut dinilai berbahaya.

Upaya tersebut dilakukan agar pengunjung dapat segera mengambil langkah aman ketika gelombang kembali meninggi.

“Kita sudah memprediksi dari hari-hari sebelumnya sebelum siaga wisata dilaksanakan, bahwa resiko di akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026 adalah cuaca, dan semua sudah kita antisipasi di setiap personil yang kita tempatkan, di sejumlah destinasi wisata mampu memitigasi. Jadi ketika gelombang tinggi, hujan deras, setiap personil yang ditugaskan selalu memberikam imbauan kepada wisatawan,” tutup Ade.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -