BerandaBeritaDPRD Pandeglang Apresiasi Pengamanan Lebaran, Infrastruktur Jalan Jadi Catatan

DPRD Pandeglang Apresiasi Pengamanan Lebaran, Infrastruktur Jalan Jadi Catatan

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Pelaksanaan mudik dan libur lebaran idul fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Pandeglang secara umum berjalan aman dan kondusif. Hal ini memicu apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, DPRD Kabupaten Pandeglang terhadap kinerja lintas sektoral yang berjaga di lapangan.

Anggota komisi IV DPRD Pandeglang, Kumaedi memberikan acungan jempol atas dedikasi personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, Polres Pandeglang, TNI, Dinas Perhubungan, PMI, pramuka, hingga jajaran relawan lainnya yang tak kenal lelah mengatur arus lalu lintas dan menjaga keamanan objek vital.

Selain pengamanan fisik, DPRD juga menyoroti kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Pandeglang. Kehadiran posko-posko kesehatan di titik rawan macet dan jalur wisata dinilai sangat membantu pemudik maupun wisatawan yang kelelahan atau membutuhkan pertolongan medis darurat.

“Kami memantau langsung di lapangan. Sinergitas antara Polri, TNI, Dishub, dan tim medis dari Dinas Kesehatan patut kita apresiasi. Mereka adalah garda terdepan yang memastikan warga bisa merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Kumaedi Sabtu, 28 Maret 2026.

Baca Juga: Polres Lebak dan Forkopimda Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Maung 2026

Namun demikian, kata Kumaedi di balik suksesnya pengamanan tersebut, politisi fraksi PKB ini memberikan catatan kritis yang menjadi PR bagi pemerintah daerah maupun provinsi. Membludaknya volume kendaraan menuju destinasi wisata favorit seperti Pantai Carita, Cikoromoy, dan pemandian alam lainnya mengungkap fakta bahwa infrastruktur jalan di Pandeglang sudah tidak memadai.

Beberapa poin utama yang disoroti DPRD antara lain volume kendaraan versus lebar jalan, pertumbuhan jumlah kendaraan saat libur lebaran tidak sebanding dengan lebar jalan raya yang ada. Kemudian perlunya percepatan pembangunan atau optimalisasi jalur alternatif yang layak agar beban jalan utama berkurang.

“Kita senang wisatawan datang, artinya ekonomi berputar. Tapi kalau jalannya sempit dan macet parah, orang bisa berpikir dua kali untuk kembali datang. Dan ini tiap tahun kejadian macet yang luar biasa. Perjalanan dari labuan ke serang saja bisa sampai 6 hingga 9 jam. Ini yang harus kita pikirkan solusinya kedepan secara permanen,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Lebak Launching E-Walidata SIPD RI sebagai Data Statistik Sektoral Daerah

Pihaknya berharap kedepannya ada langkah konkret dari pemerintah untuk melakukan pelebaran ruas jalan utama serta perbaikan kualitas jalan di jalur-jalur penyangga wisata demi kenyamanan masyarakat dan kemajuan pariwisata Pandeglang.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -