Serang, Bantentv.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan larangan cuti dan bepergian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Penegasan tersebut disampaikan dalam acara Pengajian Muhasabah dan Doa Bersama akhir tahun di Teras Pendopo Bupati Serang, Rabu petang, 24 Desember 2025.
“Ini penekanan kembali, ASN dan pejabat Pemkab Serang dilarang cuti atau meninggalkan tempat selama masa kesiapsiagaan Nataru. Surat edaran sudah saya keluarkan dua minggu lalu,” tegas Ratu Rachmatuzakiyah.
Didampingi Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas dan Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, Ratu Zakiyah menegaskan bahwa seluruh ASN wajib mematuhi instruksi tersebut tanpa pengecualian.
Baca Juga: Bupati Serang Pastikan Logistik Aman untuk Warga Terdampak Banjir Cinangka
“Ini harus dipatuhi seluruhnya. Pelayanan publik dan kesiapsiagaan daerah tidak boleh terganggu,” ujarnya.
Sebagai dasar kebijakan, Bupati Serang telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 25 Tahun 2025tentang Pengaturan Pelayanan Publik selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tertanggal 10 Desember 2025.
Surat edaran itu ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Serang.
Dalam poin utama surat edaran tersebut ditegaskan bahwa kepala perangkat daerah dan camat dilarang melakukan perjalanan ke luar kota di luar Provinsi Banten selama periode Nataru, kecuali untuk keperluan dinas yang sangat mendesak dan mendapat izin langsung dari Bupati.
Kebijakan ini diambil untuk menjamin kelancaran pelayanan publik, menjaga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, serta memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal selama libur akhir tahun.
Sementara itu, acara doa bersama ini dihadiri unsur alim ulama, kiai, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta organisasi masyarakat Islam.
Istighosah dan doa dipimpin KH Mansyur Muhidin, dengan tausiyah disampaikan KH Muchtar Fatawi Al Hafizh, mengusung tema penguatan spiritual sebagai fondasi pembangunan daerah dan ikhtiar mewujudkan Serang Bahagia.
Menurut Bupati, doa bersama juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus memohon perlindungan agar Kabupaten Serang terhindar dari bencana dan musibah, khususnya menjelang pergantian tahun.