Cilegon, Bantentv.com – Salah satu tangki milik PT Vopak Merak yang berada di Jalan Raya Merak, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, diduga mengalami kebocoran.
Peristiwa kebocoran tersebut menimbulkan kepulan gas berwarna kuning pekat disertai bau menyengat yang dirasakan hingga ke permukiman warga sekitar.
Akibat kebocoran tersebut, sejumlah warga mengeluhkan gangguan pernapasan. Bau menyengat dari gas yang diduga keluar akibat kebocoran tangki kimia tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-Asia Tenggara di Cilegon
Salah satu warga Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, Afa Suhan mengatakan bahwa kebocoran ini membuat dirinya dan warga lain merasa cemas.
“Saya sebagai warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tangki bahan kimia PT Vopak, merasa sangat khawatir dengan adanya kebocoran yang terjadi”, kata Afan.
Afan menyampaikan bahwa hingga saat ini dirinya belum mengetahui secara pasti dampak kebocoran bahan kimia tersebut terhadap kesehatan. Namun demikian, sejumlah warga mengaku mengalami gangguan pernapasan sejak kebocoran itu terjadi.

“Tidak mengetahui secara pasti dampak bahan kimia tersebut terhadap kesehatan kami dan keluarga, terutama anak-anak dan lansia yang tinggal di sekitar sini”, ujarnya.
Ia berharap pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat untuk menghentikan kebocoran yang terjadi, sekaligus memastikan kondisi lingkungan di sekitar PT Vopak kembali aman bagi masyarakat.
“Kami berharap pihak terkait segera mengambil tindakan yang serius dan transparan, serta memberikan jaminan bahwa lingkungan tempat tinggal kami benar-benar aman”, harapnya.
Sementara itu, beberapa warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat dugaan kebocoran tersebut telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Warga yang tinggal di lingkungan Kalibaru 02 sudah di bawa untuk mendapatkan pengobatan di puskesmas dan klinik terdekat”, pungkasnya.