BerandaBeritaCegah Tawuran, Polres Serang Gelar Turnamen Mobile Legends untuk Pelajar

Cegah Tawuran, Polres Serang Gelar Turnamen Mobile Legends untuk Pelajar

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Pendekatan mencegah tawuran pelajar kini tak lagi melulu soal penindakan. Polres Serang memilih cara berbeda dengan mendekati dunia anak muda melalui e-sport.

Lewat Turnamen Mobile Legends: Bang Bang bertajuk Polres Serang Cup 2026, pelajar diajak menyalurkan energi kompetitif mereka ke arah yang lebih positif.

Turnamen ini digelar pada 25–26 April 2026 di Mapolres Serang sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, e-sport dipilih karena dekat dengan keseharian pelajar.

Baca Juga: Tawuran Jadi Salah Satu Penyebab Rusaknya Mental Remaja, Begini Pembahasannya!

“Melalui turnamen ini, kami ingin mengalihkan aktivitas pelajar ke hal yang positif, membangun sportivitas, serta mempererat kebersamaan antar pelajar, untuk cegah tawuran” ujarnya.

Bagi kepolisian, kegiatan ini bukan sekadar lomba game. Ada pesan yang ingin disampaikan bahwa kompetisi tidak harus berujung konflik di jalanan.

Alih-alih tawuran, pelajar diajak “bertarung” di arena digital dengan aturan yang jelas dan menjunjung sportivitas.

“Selain kompetisi, turnamen ini juga menjadi ruang silaturahmi antar pelajar dari berbagai sekolah. Interaksi yang terbangun diharapkan mampu meredam potensi konflik di dunia nyata,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pelajar yang ikut ambil bagian. Mereka tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga pengalaman dan kebersamaan.

Panitia menyediakan total hadiah mencapai Rp10 juta, ditambah smartphone, voucher, dan berbagai merchandise menarik.

Polres Serang juga membuka akses informasi pendaftaran melalui Instagram resmi @polres.serang serta Facebook Humas Polsek Cikande.

Baca Juga: Mengapa Mobile Legends begitu populer di indonesia?

“Melalui pendekatan ini, diharapkan pelajar memiliki ruang ekspresi yang lebih sehat dan produktif,” katanya.

Upaya ini sekaligus menjadi pesan bahwa menjaga keamanan tidak selalu dengan cara represif, tetapi juga bisa melalui pendekatan kreatif yang dekat dengan generasi mud

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -