BerandaBeritaBupati Lebak Harap Pelayanan Haji 2026 Lebih Maksimal untuk Jemaah Lansia

Bupati Lebak Harap Pelayanan Haji 2026 Lebih Maksimal untuk Jemaah Lansia

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya berharap pelaksanaan ibadah haji tahun 2026/1447 Hijriah dapat berjalan lebih baik melalui peningkatan kualitas pelayanan bagi para jemaah, terutama karena tahun ini didominasi oleh jemaah lansia.

Hal tersebut disampaikan Hasbi saat diwawancarai awak media di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak pada Jumat, 15 Mei 2026 dini hari. Menurutnya, perbaikan penyelenggaraan ibadah haji menjadi harapan bersama, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, khususnya calon jemaah.

“Kita harapkan, saya rasa bukan hanya dari pemerintah daerah Kabupaten Lebak, tapi juga harapan besar bangsa dan para calon jemaah haji. Artinya komitmen pemerintah untuk pelaksanaan haji lebih baik lagi harus benar-benar dirasakan, termasuk dengan adanya kementerian yang fokus mengurus haji,” ujarnya.

Hasbi menegaskan bahwa ibadah haji memerlukan kesiapan fisik yang baik. Karena itu, perhatian khusus perlu diberikan kepada para jemaah lansia yang mendominasi keberangkatan tahun ini.

“Kita memahami bahwa haji adalah ibadah fisik, sehingga jemaah lansia membutuhkan perhatian yang lebih intensif dari petugas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Hj. Halimatussadiah, menjelaskan bahwa total jemaah pada Kloter 18 berjumlah 391 orang, terdiri dari 385 jemaah dan delapan petugas haji. Namun, dua calon jemaah dipastikan tidak berangkat karena tidak memenuhi syarat istitoah.

“Hari ini untuk Kloter 18 ada 391, terdiri dari 385 jemaah dan 8 petugas haji. Namun, ada dua jemaah yang malam ini tidak berangkat karena tidak istitoah,” ujarnya.

Baca Juga: Kisah Mbah Mardi, Jemaah Haji 103 Tahun yang Tetap Semangat Menuju Tanah Suci

Dari total jemaah tersebut, sebanyak 57 orang berusia di bawah 40 tahun, sedangkan 258 jemaah lainnya berusia di atas 40 tahun. Kondisi itu membuat kelompok lansia menjadi mayoritas dalam keberangkatan haji asal Kabupaten Lebak tahun ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa jemaah lansia tertua dalam kloter tersebut adalah Asbiyah Kasim berusia 91 tahun asal Kecamatan Rangkasbitung.

Sementara jemaah termuda bernama Najwa Jia Malika berusia 16 tahun dari Kecamatan Muncang yang berangkat melalui mekanisme pelimpahan porsi dari orang tuanya.

“Yang termuda ini berangkat karena pelimpahan porsi, bukan mendaftar di usia sekarang, sehingga masyarakat tidak perlu salah paham,” jelasnya.

Halimatussadiah menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan keberangkatan para jemaah, termasuk jemaah lansia, berjalan lancar. Persiapan tersebut meliputi administrasi, bimbingan manasik, hingga pemeriksaan kesehatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses keberangkatan berjalan lancar. Kami juga mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas,” katanya.

Pemerintah daerah bersama Kementerian Agama berharap seluruh jemaah, khususnya para lansia, dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dan kesehatan dalam menjalankan ibadah haji tahun ini,” pungkasnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -