Serang, Bantentv.com — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serang mengunjungi rumah Siti, orang tua dari Patra Syaifullah Aziz, di Perumahan Cikande Permai, Kabupaten Serang, Kamis, 8 Januari 2026.
Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan pembaruan informasi terkait proses pemulangan Patra yang saat ini berada di Kamboja.
BP3MI Banten, yang diwakili oleh Tulus Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa sejak awal penyerahan administrasi, pihaknya terus memantau keberadaan Patra dan telah menyampaikan perkembangan kasus tersebut kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) serta Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) terkait.
“Proses pemulangan masih berjalan. Kami terus berkoordinasi dengan Kemenlu dan pihak terkait agar Patra bisa segera dikembalikan ke Indonesia sesuai permintaan orang tuanya,” ujar Tulus.
Baca Juga: Terjebak Modus Lowongan Kerja, Pemuda Cikande Diselundupkan hingga Kamboja
Sementara itu, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serang, Heri Supriatna, mengungkapkan bahwa Patra berangkat ke luar negeri tidak melalui jalur resmi, karena data Patra tidak tercatat dalam sistem Disnaker Kabupaten Serang.
“Secara administrasi, Patra tidak terdaftar di Disnaker. Namun demikian, kami tetap berupaya menindaklanjuti permohonan dari orang tua agar Patra dapat segera dipulangkan ke tanah air,” kata Heri.

Berdasarkan keterangan keluarga dan hasil penelusuran, Patra diduga merupakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ia direkrut melalui jaringan media sosial dengan iming-iming pekerjaan sebagai marketing apartemen di Jakarta.
Patra meninggalkan rumah sejak 13 November 2025. Namun setelah tiba di Jakarta, ia diterbangkan ke Medan, transit di Malaysia, sebelum akhirnya diberangkatkan ke Kamboja menggunakan pesawat komersial. Setibanya di Kamboja, Patra ditempatkan di lokasi penampungan yang terisolasi di wilayah Shuangzi, kawasan perbatasan Kamboja dan Vietnam.
Selama berada di sana, Patra dipaksa bekerja sebagai operator jaringan penipuan online, pekerjaan yang tidak sesuai dengan keahlian maupun kesepakatan awal yang dijanjikan kepadanya.
Pihak keluarga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret agar Patra bisa dipulangkan dengan selamat ke Indonesia.
Editor : Erina Faiha