Serang, Bantentv.com – Warga RW 06 Perumahan Safira, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, membuktikan kekuatan gotong royong dengan meresmikan perbaikan jalan utama di RW 06,hasil swadaya mandiri, Sabtu malam, 28 Februari 2026.
Sebagai bentuk rasa syukur, warga menggelar acara tasyakuran setelah jalan yang sebelumnya rusak parah kini telah mulus dibeton.
Tasyakuran digelar warga RT 04 dan warga RT 05, RW Safira dengan doa dan makan bersama usai shalat tarawih.
​Ketua RW 06 Perumahan Safira, Ardi, mengungkapkan bahwa perbaikan ini mencakup jalan utama sepanjang 30 meter dengan lebar 5 meter.
Keputusan untuk melakukan swadaya diambil karena kondisi jalan yang sudah sangat berlubang dan tidak nyaman dilalui, sementara kas RW serta anggaran dari Pemerintah Kota Serang sangat terbatas.
​”Awalnya kami ingin membiayai dari kas RW, namun karena kondisi keuangan minim, kami mendapat masukan dari para tokoh masyarakat untuk membuka donasi partisipasi warga,” ujar Ardi saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Warga Safira Sembelih Lima Sapi dan Lima Kambing pada Iduladha 1446 H
​Ardi menambahkan, gerakan ini bukan sekadar soal materi, melainkan untuk menumbuhkan rasa memiliki ditengah masyarakat.
“Ketika warga ikut mengeluarkan biaya, meskipun hanya beberapa ratus ribu, otomatis mereka akan merasa memiliki dan akan menjaga serta merawat jalan ini agar lebih awet,” jelasnya.
​Kegiatan tasyakuran ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Serang, Juhri. Politisi PKS ini mengapresiasi kekompakan warga RT 04 dan RT 05 di lingkungan RW 06 yang berhasil menyelesaikan pembangunan jalan dengan betonisasi.
​”Ini adalah kolaborasi yang luar biasa. Karena anggaran infrastruktur di Kota Serang saat ini memang sangat minim, maka swadaya menjadi solusi cepat bagi masyarakat,” kata Juhri.
​Meski swadaya berjalan lancar, Juhri tetap mendorong Pemerintah Kota Serang untuk memberikan perhatian lebih pada infrastruktur di Perumahan Safira.
Anggota DPRD Kota Serang Dapil VI Kecamatan Taktakan Kota Serang ini mengaku telah mengusulkan berbagai program pembangunan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dewan untuk tahun anggaran 2027
“Kita sudah mendorong di pemerintah dan ini juga sudah diajukan saya semenjak Musrenbang 2025. 2025 kita sudah ajukan terkait tentang TPU di Sapira, tapi tahun ini (2026)!saya lihat belum disetujui. Nah kita juga ajukan lagi semoga ini juga di 2027 bisa disetujui,”tutur Juhri.
​Setelah sukses dengan jalan, warga RW 06 dan Juhri kini tengah merencanakan perbaikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di lingkungan Safira yang dinilai sudah sangat mendesak.
​”Rencana terdekat adalah perbaikan pemakaman. Kita akan bangun pemagaran dan akses jalan menuju lahan makam yang baru. Sambil menunggu persetujuan anggaran pemerintah, kita akan mulai kembali dengan gerakan swadaya agar bisa segera digunakan,” tutup Juhri.
Seperti diketahui betonisasi jalan utama RW 06 Safira ini dengan luas 150 meter yang merupakan akses jalan utama warga RT 04 dan RT 05 ini menelan biaya pembanguna belasan juta rupiah. Dan dikerjakan bergotong royong.
Editor : Erina Faiha