BerandaBeritaBangun Akses Jalan Pelabuhan, Pemkot Cilegon dan Krakatau Steel Teken MoU

Bangun Akses Jalan Pelabuhan, Pemkot Cilegon dan Krakatau Steel Teken MoU

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Pemerintah Kota Cilegon bersama PT Krakatau Steel resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pembangunan akses jalan pelabuhan Kota Cilegon.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan pelabuhan dan industri terpadu melalui Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung optimalisasi pelabuhan sekaligus mendorong pemanfaatan aset daerah secara lebih maksimal.

Melalui akses jalan pelabuhan yang terintegrasi, Pemerintah Kota Cilegon berharap aktivitas logistik dan industri di kawasan pelabuhan dapat berjalan lebih efisien dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan bahwa MoU akses jalan pelabuhan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN strategis seperti PT Krakatau Steel memiliki peran penting dalam pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Kota Cilegon.

“Kami menargetkan dalam empat tahun ke depan PAD Kota Cilegon dapat meningkat hingga Rp1,5 triliun. Kerja sama ini menjadi bagian penting untuk mewujudkannya,” kata Robinsar.

Robinsar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk memberikan kemudahan regulasi serta menciptakan iklim investasi yang kondusif demi mendukung kelancaran pengembangan pelabuhan di wilayah tersebut.

“Ini demi kelancaran pengembangan Pelabuhan Cilegon Mandiri,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Steel, Muhamad Akbar, menilai penandatanganan MoU akses jalan pelabuhan sebagai momentum penting dalam perjalanan transformasi perusahaan.

Baca Juga: Pemkot Cilegon Dapatkan Bantuan 256 Hewan Kurban dari PT Krakatau Steel

Ia menegaskan bahwa dukungan Krakatau Steel dalam pengembangan pelabuhan dan infrastruktur pendukung merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk kembali menjadi motor penggerak industri baja nasional.

“Hari ini menjadi momentum penting. Krakatau Steel akan reborn, terlahir kembali sesuai cita-cita para pendiri bangsa. MoU ini adalah titik awal langkah besar, dan itu dimulai dari Cilegon,” ujar Akbar.

Akbar menjelaskan bahwa saat ini PT Krakatau Steel tengah menjalankan transformasi menyeluruh, mulai dari restrukturisasi keuangan, transformasi bisnis, hingga perbaikan tata kelola korporasi dengan mengedepankan semangat speed and less bureaucracy. Menurutnya, pembangunan akses jalan pelabuhan juga menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan publik, pemangku kepentingan, dan investor.

“Hal yang kami bangun hari ini adalah kepercayaan publik, stakeholder, dan investor. Kepercayaan inilah fondasi utama untuk membawa Krakatau Steel kembali kuat,” jelasnya.

Sebagai informasi, kerja sama ini tertuang dalam MoU Nomor 100.3.7.1/01-Pemt/2026 dan Nomor 01/DU-KS/MoU/2026 tentang Akses Jalan Pelabuhan Kota Cilegon. Dalam kesepakatan tersebut, terdapat tiga poin utama yang mengatur pemanfaatan lahan dan akses menuju pelabuhan.

Pada poin pertama, Pemerintah Kota Cilegon memperoleh hak penggunaan lahan milik PT Krakatau Steel sebagai akses jalan dari dan menuju pelabuhan Kota Cilegon, baik pada tahap pra pembangunan, pembangunan, maupun setelah pelabuhan beroperasi.

Poin kedua mengatur bahwa akses jalan pelabuhan tersebut melalui jalan di sisi PT Krakatau Osaka Steel, yakni Jalan Amerika II yang terhubung langsung dengan Jalan Asia Raya, sebagaimana tercantum dalam denah lokasi pada lampiran MoU.

Sementara itu, pada poin ketiga ditegaskan bahwa akses jalan pelabuhan tersebut tetap menjadi aset milik PT Krakatau Steel.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -