BerandaEkonomiBisnisIHSG Naik 6.254, Barang Baku Jadi Sektor Paling Tinggi Menguat

IHSG Naik 6.254, Barang Baku Jadi Sektor Paling Tinggi Menguat

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup menguat 247,31 poin atau 4,12 persen ke level 6.254,97, Senin 15 Juni 2026.

Berdasarkan pantauan sore hari ini, total nilai transaksi di bursa mencapai Rp30,11 triliun dan volume perdagangan sebanyak 50,07 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 3.187 juta kali.

Sementara naiknya IHSG sore ini, dipengaruhi oleh 633 saham yang menguat, meski 133 saham lainnya turun dan 193 saham stagnan.

Dengan menguatnya IHSG, mayoritas sektor saham mengalami penguatan pada penutupan pasar hari ini, dengan sektor yang menguat paling tinggi pada sektor barang baku sebesar 7,26 persen.

Disusul penguatan pada sektor keuangan 5,23 persen, sektor perindustrian 4,51 persen, sektor barang konsumen primer 3,86 persen dan sektor transportasi 2,95 persen.

Baca Juga: IHSG Ditutup Meroket ke 6.007 Jelang Akhir Pekan, 5 Saham Sumbang Cuan Terbesar

Sementara itu, penguatan juga terjadi di sektor infrastruktur 2,93 persen, sektor barang konsumen non-primer 2,73 persen, sektor energi 2,35 persen, sektor properti 2,03 persen dan sektor teknologi 1,7 persen.

Sedangkan satu sektor yang mengalami pelemahan adalah sektor kesehatan yang melemah sebesar 0,67 persen.

Saat IHSG menguat, sebanyak 5 saham memberikan cuan paling besar dengan kenaikan harga 24 persen sampai 33 persen hanya dalam sehari.

Adapun saham-saham yang masuk ke dalam top gainers antara lain PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) yang melesat 33,78 persen menjadi Rp99, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) melejit 28,57 persen menjadi Rp162, dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melonjak 25 persen menjadi Rp420.

Sementara itu, beberapa saham yang masuk dalam kategori top losers, antara lain PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang longsor 11,21 persen menjadi Rp3.010, PT Bank JTrust Tbk (BCIC) ambles 9,09 persen menjadi Rp100, dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) jatuh 8,8 persen menjadi Rp197.

Sementara itu, saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) juga terjun ke 8,46 persen menjadi Rp119 dan PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) terkoreksi 6,38 persen menjadi Rp88.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -