Bantentv.com – Tak hanya mahasiswa Universitas Indonesia (UI), mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang tergabung dalam Aliansi UNJ Melawan juga tengah menggelar aksi bertajuk Rawamangun Menggugat pada Jumat, 12 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang beredar melalui media sosial, massa aksi berkumpul pada pukul 13.00 WIB di Arena Prestasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) UNJ Kampus A, Rawamangun, Jakarta Timur.
Aksi yang digelar mahasiswa UNJ ini tidak hanya menyoroti kebijakan pemerintah di tingkat nasional, tetapi juga mengangkat sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kondisi kampus.
Baca Juga: BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Lima Tuntutannya
Dalam pelaksanaannya, massa UNJ akan melakukan long march dengan titik awal dari kawasan Rawamangun Muka. Rute kemudian dilanjutkan melewati area lapangan golf dan berbelok ke arah Jalan Pemuda.
Aksi yang diinisiasi mahasiswa UNJ tersebut diperkirakan akan diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa dari sejumlah fakultas di lingkungan kampus.
Sepuluh Tuntutan Nasional
Melalui aksi Rawamangun Menggugat, mahasiswa UNJ membawa 10 tuntutan nasional yang ditujukan kepada pemerintah. Tuntutan tersebut mencakup berbagai isu ekonomi, pendidikan, demokrasi, hingga lingkungan hidup.
Berikut daftar tuntutan nasional yang disampaikan:
- Menstabilkan dan memperkuat kembali nilai rupiah.
- Menurunkan harga bahan bakar minyak dan kebutuhan pokok.
- Mewujudkan kesejahteraan guru.
- Memurnikan alokasi 20 persen APBN untuk sektor pendidikan.
- Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
- Mengembalikan TNI dan Polri ke fungsi utamanya.
- Menghentikan kriminalisasi terhadap generasi muda serta membebaskan seluruh tahanan politik.
- Menghentikan sistem PTN-BH dan mewujudkan perguruan tinggi yang gratis serta demokratis.
- Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dari kekerasan seksual.
- Menghentikan proyek strategis nasional yang dinilai merugikan lingkungan.
Lima Tuntutan Internal Kampus
Selain membawa isu nasional, mahasiswa UNJ juga menyampaikan lima tuntutan yang secara khusus berkaitan dengan kondisi internal kampus. Aspirasi tersebut ditujukan untuk mendorong perbaikan layanan dan kebijakan di lingkungan UNJ.
Adapun lima tuntutan internal tersebut meliputi:
- Mempercepat pembangunan Gedung SFD.
- Meniadakan penambahan biaya pembelajaran di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).
- Mewujudkan penetapan UKT yang sesuai dengan kondisi ekonomi mahasiswa.
- Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengisi IPI sebesar nol rupiah.
- Mewujudkan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.