BerandaEkonomiBisnisKembali Turun, IHSG Ditutup Merosot ke 5.886, Ini Penyebabnya!

Kembali Turun, IHSG Ditutup Merosot ke 5.886, Ini Penyebabnya!

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak ke zona merah, turun 0,28 persen ke level 5.886,03 setelah di awal sesi sempat naik ke 5.899,26 pada perdagangan Kamis 11 Juni 2026.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 265 saham menguat, 419 saham melemah, dan 131 saham bergerak stagnan. Sementara nilai transaksi yang berhasil diselesaikan mencapai Rp22,27 triliun dengan volume perdagangan 33,65 miliar saham dalam 2,37 juta kali transaksi.

Volatilitas IHSG juga terpantau masih cukup tinggi hari ini. Di mana IHSG ini sempat menyentuh level tertinggi di 6.010,49 atau +1,82 persen dan level terendah 5.784 atau -1,99

Pada indeks sektoral, sektor Barang Baku menjadi sektor dengan penurunan terdalam setelah merosot 4,27 persen, disusul sektor Energi yang turun 2,12 persen.

Selain itu, sektor Transportasi juga terkoreksi 1,41 persen, sektor Perindustrian melemah 0,79 persen, sektor Konsumen Non-Primer turun 0,66 persen, dan sektor Konsumen Primer terkoreksi 0,57 persen.

Sebaliknya, sejumlah sektor berhasil menguat dan menahan penurunan IHSG. Sektor Keuangan menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,36 persen, diikuti sektor Kesehatan yang naik 0,74 persen, sektor Properti menguat 0,70 persen, sektor Infrastruktur naik 0,56 persen, serta sektor Teknologi yang bertambah 0,54 persen.

Baca Juga: IHSG Berhasil Ditutup Menguat 2,71 Persen, Hampir Menyentuh 6.000

Berikut sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers, antara lain, saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) memimpin penguatan dengan kenaikan 34,67 persen ke level 202. Posisi berikutnya ditempati PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) yang melonjak 34,33 persen ke level 180, serta PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang naik 34,15 persen ke posisi 220. Sementara itu, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 34,04 persen menjadi 126, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 25 persen ke level 1.300.

Sementara saham yang berada di top losers, antara lain, saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) menjadi yang paling tertekan setelah turun 14,29 persen ke level 66. Selanjutnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melemah 13,94 persen ke posisi 1.790, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terkoreksi 13,64 persen ke level 462. Pelemahan juga terjadi pada PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang turun 12,71 persen menjadi 206, serta PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) yang merosot 10,88 persen ke level 262.

Pelaku pasar saat ini masih mencermati perkembangan sentimen global, termasuk dinamika pasar keuangan internasional dan pergerakan arus modal asing.

Diketahui, pada perdagangan kemarin, investor asing tercatat membukukan net sell Rp3,13 triliun di seluruh pasar, meski IHSG berhasil ditutup menguat tajam.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -