Bantentv.com – Pandawara Group kembali mencatat prestasi di tingkat internasional setelah berhasil meraih dua penghargaan Guinness World Records dalam kurun waktu tiga bulan.
Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan Pandawara sebagai salah satu komunitas pegiat lingkungan asal Indonesia yang mendapat perhatian luas di dunia.
Salah satu rekor yang berhasil diraih Pandawara adalah kategori pegiat lingkungan dengan jumlah pengikut terbanyak di platform TikTok. Hingga 29 Maret 2026, akun TikTok @pandawaragroup tercatat memiliki 12.137.832 pengikut.
Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Pandawara melalui unggahan media sosial mereka pada Kamis, 21 Mei 2026.
“Hallo world! Perkenalkan kami Pandawara dari Indonesia. Atas izin Allah SWT, kami dinobatkan sebagai: pegiat lingkungan dengan followers terbanyak di dunia (TikTok). Thank You @guinnessworldrecords @gwr.indonesia,” tulis Pandawara dalam unggahannya.
Baca Juga: Andra Soni Teken Kesepakatan Pembangunan PSEL Serang Raya
Tak berhenti di situ, Pandawara juga berhasil meraih Guinness World Records kedua. Kali ini, mereka mencetak rekor sebagai kelompok dengan waktu tercepat melepas tutup dan label dari lima botol plastik.
Dalam sertifikat resmi yang diberikan Guinness World Records, pencapaian tersebut dilakukan di Bandung, Jawa Barat, pada 21 Mei 2026.
“The fastest time to remove labels and caps from five bottles was achieved by Pandawara Group (Indonesia) in Bandung, West Java, Indonesia on 21 May 2026,” tulis Guinness World Records dalam sertifikat tersebut.
Prestasi Pandawara pun mendapat banyak ucapan selamat dari warganet maupun berbagai akun komunitas. Salah satunya datang dari akun resmi Guinness World Records Indonesia.
“Congratulations once again @pandawaragroup, you are Officially Amazing! Selamat kepada semua kakak-kakak Pandawara Group pada kesempatan kali ini,” tulis akun @gwr.indonesia di kolom komentar.
Pandawara dikenal sebagai kelompok kreator konten yang aktif mengangkat isu lingkungan melalui media sosial. Grup ini beranggotakan Agung Permana, Ikhsan Destian, Gilang Rahma, Muhammad Rifqi, dan Rafly Pasya.
Selama ini, Pandawara rutin membuat konten aksi bersih-bersih sungai, pantai, hingga kawasan yang dipenuhi sampah. Konten mereka kerap menarik perhatian publik karena memperlihatkan kondisi lingkungan sebelum dan sesudah dibersihkan.
Konsistensi Pandawara dalam kampanye lingkungan juga sempat mendapat perhatian pemerintah. Pada Maret 2025 lalu, Pandawara diketahui pernah diundang ke Istana untuk membahas persoalan sampah bersama Presiden Prabowo Subianto.