BerandaBeritaOrang Desa Tak Butuh Dolar, Iip Makmur Soroti Pentingnya Kemandirian Pangan dari...

Orang Desa Tak Butuh Dolar, Iip Makmur Soroti Pentingnya Kemandirian Pangan dari Leuit Banten

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Ketua Bidang Pertanian, Peternakan, dan Nelayan PKS Banten, Drs. KH. Iip Makmur, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut “orang desa tidak pakai dolar” mencerminkan pentingnya membangun kemandirian ekonomi dari tingkat desa.

Menurut Iip Makmur, kekuatan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh nilai tukar rupiah, pasar saham, atau kondisi ekonomi global. Desa juga memiliki peran penting melalui sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kekuatan bangsa ini ada di desa, di sawah, di kebun, di kolam ikan, di kandang ternak, di pasar tradisional, dan di dapur-dapur rakyat,” kata Iip Makmur dalam keterangannya.

Baca Juga: Banyak Aspirasi, Iip Makmur Perjuangkan Bantuan Bibit Ternak untuk Petani

Program Pemerintah Dinilai Perkuat Ekonomi Desa

Iip menyebut optimisme Presiden Prabowo sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Iip Makmur Soroti Pentingnya Kemandirian Pangan dari Leuit Banten
Iip Makmur Soroti Pentingnya Kemandirian Pangan dari Leuit Banten

Menurutnya, kedua program tersebut membuka peluang besar bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM desa untuk menjadi bagian dari rantai pasok nasional.

“Jika kebutuhan program Makan Bergizi Gratis dipenuhi dari produk lokal, maka uang negara akan berputar di desa dan memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya.

Leuit Banten Jadi Contoh Kearifan Lokal

Iip Makmur juga menyoroti tradisi leuit atau lumbung padi yang masih dijaga oleh masyarakat adat kasepuhan di Kabupaten Lebak, Banten.

Baca Juga: Ngimahkeun Pare ka Leuit, Tradisi Seren Taun Kasepuhan Cisungsang Jadi Sorotan

Tradisi tersebut dinilai sebagai bukti bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari tingkat keluarga dan komunitas.

“Dengan leuit, masyarakat memiliki cadangan pangan dan tidak mudah khawatir menghadapi ancaman kelaparan,” katanya.

Ia mengaku keluarganya sendiri hampir tidak pernah membeli beras karena terbiasa menanam, menyimpan, dan mengelola hasil pangan secara mandiri.

Manfaatkan Halaman Rumah

Iip mengajak masyarakat untuk memulai langkah sederhana menuju kemandirian pangan dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah.

Menurutnya, halaman rumah dapat digunakan untuk menanam cabai, sayuran, singkong, pisang, dan tanaman obat. Warga juga dapat memelihara ayam, bebek, ikan, atau kambing sesuai kemampuan.

“Tidak harus langsung besar. Yang penting dimulai, dirawat, dan dijadikan kebiasaan,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua PKS Lebak Ambil Formulir Pendaftaran ke Nasdem

Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa

Iip menilai Koperasi Merah Putih dapat menjadi sarana bagi masyarakat desa untuk menghimpun hasil panen, memperkuat distribusi, serta menjaga harga tetap adil.

Dengan adanya koperasi, petani dan pelaku UMKM di desa diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap pasar.

“Desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi pelaku utama pembangunan nasional,” tegasnya.

Sejalan dengan Semangat PKS

Iip menyebut gagasan tersebut sejalan dengan semangat Milad ke-24 PKS yang mengusung tema pemberdayaan ekonomi, pangan, dan energi.

Baca Juga: Kerajinan Limbah Kayu Hasilkan Cuan Puluhan Juta Rupiah

Menurutnya, milad partai tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi momentum untuk mendorong gerakan nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Dorong Indonesia Lebih Mandiri

Iip berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa dapat memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Ia menilai jika sawah terus dijaga, tradisi leuit dihidupkan kembali, halaman rumah dimanfaatkan, koperasi diperkuat, dan pangan lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri, maka Indonesia akan semakin tangguh menghadapi gejolak global.

“Kalau desa kuat, Indonesia juga akan semakin kuat, mandiri, dan berdaulat secara pangan,” pungkasnya.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -