BerandaEkonomiBukan Emas atau Saham, Tas Hermes Disebut Jadi Investasi Paling Cuan

Bukan Emas atau Saham, Tas Hermes Disebut Jadi Investasi Paling Cuan

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Di tengah tekanan pasar saham dan fluktuasi harga emas, sejumlah investor mulai melirik instrumen investasi alternatif yang tak biasa, salah satunya tas mewah Hermes tipe Birkin.

Fenomena ini kembali menjadi sorotan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melemah pada perdagangan pekan ini.

Tak hanya emas, barang koleksi mewah kini mulai dianggap sebagai aset bernilai tinggi dengan potensi keuntungan besar.

Baca Juga: Aset Harvey Moeis-Sandra Dewi Bakal Dilelang Termasuk 88 Tas Mewah, Ini Rinciannya!

Berdasarkan studi yang dilakukan Baghunter dan dikutip dari Time, investasi tas Hermes Birkin disebut mampu memberikan rata-rata imbal hasil tahunan sebesar 14,2 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata return saham perusahaan besar di Amerika Serikat yang berada di kisaran 8,7 persen per tahun.

Sementara emas disebut hanya mencatat rata-rata return minus 1,5 persen per tahun dalam periode penelitian tersebut.

Founder platform resale barang mewah OpenLuxury, James Firestein, menyebut nilai jual kembali tas Hermes Birkin dan Kelly dalam satu dekade terakhir bahkan mampu melampaui emas.

Menurutnya, tingginya permintaan serta produksi yang terbatas membuat harga tas Hermes tetap kuat di pasar sekunder.

“Nilai jual kembali tas Birkin dan Kelly selama 10 tahun terakhir telah melampaui emas,” ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia.

Langka dan Jadi Simbol Status

Hermes dikenal memproduksi tas Birkin dalam jumlah terbatas untuk menjaga eksklusivitas produk.

Bahkan untuk mendapatkan satu tas Birkin, konsumen disebut harus masuk daftar tunggu hingga bertahun-tahun.

Kondisi tersebut membuat tas ini tak hanya dipandang sebagai produk fesyen, tetapi juga aset koleksi bernilai tinggi.

Sebagian investor bahkan menganggap tas Birkin mirip karya seni yang nilainya terus meningkat seiring waktu.

Baca Juga: Emas Pegadaian Kompak Turun, Antam Merosot Rp52 Ribu

Di tengah pasar keuangan global yang masih fluktuatif, tren investasi alternatif mulai menarik perhatian kalangan investor kelas atas.

Selain emas dan properti, aset seperti jam tangan mewah, karya seni, hingga tas premium kini mulai dipertimbangkan sebagai instrumen penyimpan nilai jangka panjang.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -