Lebak, Bantentv.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Lebak tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 8 ribu ekor. Kebutuhan hewan kurban tersebut terdiri atas 445 ekor kerbau, 846 ekor sapi, 6.409 ekor domba, serta 300 ekor kambing.
Meski kebutuhan hewan kurban meningkat dibanding tahun sebelumnya, pasokan dari peternak lokal disebut masih belum mampu memenuhi seluruh permintaan masyarakat. Saat ini, sebagian besar hewan kurban masih harus didatangkan dari luar daerah.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak, Hanik Malichatin mengatakan, sekitar 60 persen kebutuhan hewan kurban di Lebak masih bergantung pada pasokan dari luar wilayah.
Menurutnya, kondisi tersebut juga terjadi di sejumlah daerah lain di Provinsi Banten. Dari total kebutuhan hewan kurban yang ada, sekitar 4.800 ekor masih harus dipasok dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha.
Baca Juga: Jelang Iduladha, Bupati Serang Bahas Stabilitas Harga hingga Keamanan bersama Forkopimda
Hanik menjelaskan, jumlah kebutuhan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan Iduladha 2025. Pada tahun sebelumnya, kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Lebak tercatat sekitar 6.560 ekor.
“Untuk tahun sebelumnya hanya mencapai 6.560 ekor yang terdiri dari domba sekitar 5 ribu ekor, sapi 1.200 ekor, kambing 100 ekor serta kerbau sebanyak 260 ekor,” jelasnya.
Selain membahas ketersediaan hewan kurban, pihaknya juga memastikan harga hewan ternak hingga saat ini masih relatif stabil. Namun, harga hewan kurban tetap bervariasi tergantung jenis, ukuran, dan bobot masing-masing ternak.
“Harga sapi berada di kisaran Rp17 hingga 40 juta, kerbau Rp20 hingga Rp45 juta serta domba dan kambing Rp3,5 hingga 5 juta,sesuai dengan bobot dan ukuran masing-masing hewan ternak,”ungkapnya.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan hewan kurban guna memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam keadaan sehat dan layak untuk dikurbankan saat Iduladha nanti.