BerandaBeritaDari Pintu Ke Pintu, Bapenda Banten Bangun Kepatuhan Pajak

Dari Pintu Ke Pintu, Bapenda Banten Bangun Kepatuhan Pajak

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv .com – Berdasarkan data yang tercatat oleh Badan pendapatan daerah (BAPENDA) provinsi Banten sebanyak 2 juta kendaraan belum membayarkan atau masih menunggak pajak kendaaraan bermotor, dan jika melihat perbandingan dengan tahun lalu, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu melemah, sehingga untuk menggenjot penerimaan daerah dengan cara yang lebih proaktif.

Salah satu langkah yang kini dijalankan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten adalah dengan melakukan penagihan pajak secara langsung ke rumah wajib pajak atau metode door to door yang dilakukan secara humanis.

Kegiatan door to door ini tak lain sebagai bentuk pelayanan sekaligus untuk memanjakan para wajib pajak yang masih menunggak atau belum membayar pajak.

Baca Juga: Bupati Serang Beri Penghargaan Puluhan Wajib Pajak Daerah

Nantinya pendekatan secara humanis ini akan dilakukan oleh seluruh pegawai Bapenda baik yang bertugas di lapangan dan akan diberikan target untuk menagih sedikitnya 10 wajib pajak setiap bulannya.

Ditemui saat berdialog Kepala Bapenda Banten, Berly Natakusumah, menegaskan bahwa target tersebut berlaku merata tanpa pengecualian.

“Setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk menuntaskan 10 tagihan pajak per bulan,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Kepala Bapenda Banten, Berly Natakusumah
Kepala Bapenda Banten, Berly Natakusumah

Dengan jumlah pegawai yang mencapai sekitar 960 orang, program ini ditargetkan mampu menagih sedikitnya 9.600 tunggakan pajak setiap bulannya. Untuk memperkuat capaian tersebut, Bapenda juga menggandeng seluruh pegawai Samsat agar turut berperan aktif dalam proses penagihan.

Tak sekadar menagih, pendekatan ini juga membawa misi edukasi. Bapenda ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa pajak memiliki peran penting dan tak terpisahkan dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami mengedepankan pendekatan yang humanis. Ini bukan hanya soal penagihan, tapi juga mengajak masyarakat memahami manfaat pajak bagi kemajuan Banten,” jelas Berly.

Baca Juga: Bayar Pajak Kendaraan di Banten, Siap-siap Bawa Pulang Emas

Dalam pelaksanaannya, Bapenda turut melibatkan perangkat lingkungan seperti RT dan RW guna mempermudah komunikasi dengan warga.

Penagihan dilakukan bekerjasama dengan kab/kota di luar jam operasional kantor agar pelayanan publik tetap berjalan normal. Dan sebagai langkah awal program door to door akan menyasar pada kantung–kantung parkir perkantoran.

Selanjutnya pemetaan akan dilakukan intervensi ke setiap kecamatan yang dekat dengan layanan samsat.

Sebagai tahap awal, program door to door menyasar kantong-kantong parkir perkantoran, kemudian dilanjutkan dengan pemetaan wilayah hingga tingkat kecamatan, khususnya yang dekat dengan layanan Samsat.

Baca Juga: Tak Lagi Gratis, Kendaraan Listrik Kini Kena Pajak: Ini Ketentuan Terbarunya

Menariknya, program ini tidak menggunakan anggaran APBD Provinsi Banten, melainkan berbasis target kinerja pegawai. Pegawai yang mencapai target akan mendapatkan tunjangan, sementara yang tidak memenuhi target akan mengalami penyesuaian tunjangan.

Melalui langkah ini, Bapenda berharap dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah yang nantinya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan di berbagai sektor di Provinsi Banten.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -