Bantentv.com – Kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Insiden bermula saat sebuah taksi online tersangkut di rel kereta. Tak lama kemudian, KRL yang melaju dari arah Cikarang menabrak taksi berwarna hijau tersebut, yang disebut sebagai armada Green SM.
Baca Juga: Menhub Tinjau Lokasi, KNKT Selidiki Tabrakan KA-KRL Bekasi
Akibat tabrakan itu, KRL mengalami gangguan dan terhenti di Stasiun Bekasi Timur sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan. Rangkaian peristiwa ini sempat memicu kepanikan serta menarik perhatian berbagai pihak, termasuk aparat dan pejabat yang langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Tak lama setelah kejadian, kehadiran Raffi Ahmad turut menjadi sorotan. Ia diketahui tiba di lokasi sekitar pukul 23.10 WIB bersama rombongan. Informasi tersebut pertama kali beredar melalui media sosial, salah satunya dari akun TikTok @ceritabekasi_.
Raffi Ahmad tidak datang sendiri. Ia hadir bersama sejumlah pejabat, di antaranya Sufmi Dasco Ahmad, Asep Edi Suheri, serta Tri Adhianto Tjahyono.
Baca Juga: Tabrakan KA-KRL Bekasi: Korban Tewas Jadi 7 Orang
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa insiden ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Namun, kemunculan Raffi Ahmad di lokasi justru memicu beragam reaksi dari warganet yang mempertanyakan alasan kehadirannya.
Sejumlah komentar bahkan mengaitkan Raffi dengan bisnis transportasi yang diduga berkaitan dengan taksi yang terlibat dalam kecelakaan. Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi keterkaitan tersebut.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan KRL, taksi, dan kereta Argo Bromo Anggrek.
Editor : Erina Faiha