BerandaBeritaDinkes Cilegon Siagakan 378 Nakes untuk Mudik Lebaran 2026

Dinkes Cilegon Siagakan 378 Nakes untuk Mudik Lebaran 2026

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon menyiagakan 378 tenaga kesehatan (Nakes) untuk mendukung kelancaran pelayanan selama mudik Lebaran 2026.

Kesiapan ini dilakukan mengingat Kota Cilegon menjadi salah satu titik penting arus mudik Lebaran, terutama bagi pemudik yang menuju Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Pelindo Ciwandan.

Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan Dinkes Kota Cilegon, Febrinaldo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi internal, termasuk dengan seluruh Puskesmas, guna memastikan layanan kesehatan tetap optimal selama mudik Lebaran berlangsung.

“Dinkes Cilegon sudah berkoordinasi dengan internal dengan Puskesmas juga untuk membuka Posko Pelayanan Kesehatan Lebaran,” kata Febri.

Pada momen mudik Lebaran tahun ini, Dinkes Cilegon akan membuka tiga Posko Pelayanan Kesehatan. Kebijakan tersebut disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Kami akan membuka 3 Posko Pelayanan Kesehatan di titik tertentu yang dapat menjangkau para pemudik,” ungkapnya.

Tiga posko tersebut akan ditempatkan di Terminal Terpadu Merak (TTM) Cilegon, Lampu Merah Pondok Cilegon Indah (PCI), serta Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ciwandan.

Baca Juga: Dinkes Cilegon Gelar Kampanye Cegah Stunting Bersama Kader dan Ibu Balita

Keberadaan posko ini diharapkan dapat memberikan pertolongan cepat bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan saat mudik Lebaran.

Selain itu, mobil ambulans akan disiagakan selama 24 jam untuk mendukung mobilisasi rujukan. “Mobil ambulance akan standby 24 jam. untuk bersiaga mobilisasi rujukan jika tidak ada yang bisa dilayani di posko maka akan dirujukan,” jelasnya.

Posko Pelayanan Kesehatan akan beroperasi mulai H-7 hingga H+7 Lebaran atau selama 14 hari. Sebanyak 378 Nakes akan bertugas secara bergiliran di tiga titik tersebut selama masa mudik Lebaran. Sementara itu, tenaga kesehatan lainnya tetap bersiaga di Puskesmas masing-masing.

“Semua Puskesmas se-Kota Cilegon juga akan standby karena UGD maupun persalinan sudah 24 jam,” terangnya.

Dengan kesiapan tersebut, Dinkes Cilegon berharap pelayanan kesehatan selama mudik Lebaran dapat berjalan optimal dan membantu pemudik yang membutuhkan pertolongan. Pada mudik Lebaran tahun 2025 lalu, kasus yang paling banyak ditangani di antaranya gangguan lambung, ISPA, dan hipertensi.

“Untuk Lebaran tahun 2025 lalu paling banyak menangani pemudik yang kena penyakit lambung, ISPA, dan hipertensi. Tahun 2026 ini kami juga tetap siaga untuk pemudik di 3 Posko Pelayanan Kesehatan,” tutupnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -