Bantentv.com– Umat Islam telah memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026. Di bulan yang suci ini, setiap Muslim menjalankan ibadah puasa dan dianjurkan untuk segera melakukan buka puasa ketika waktu Magrib tiba.
Momentum buka puasa juga menjadi waktu yang tepat untuk memanjatkan doa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
Dilansir dari laman resmi MUI, doa saat buka puasa memiliki beragam riwayat. Imam al-Nawawi (w. 676 H) dalam kitab al-Adzkar menyebutkan beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan ketika waktu buka puasa tiba.
Baca Juga: Berbuka Puasa di Dalam KRL, Boleh atau Tidak? Ini Aturannya
Doa pertama berasal dari riwayat Abu Daud melalui Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika buka puasa membaca:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)
Doa kedua, juga dari riwayat Abu Daud melalui Mu’adz bin Zahrah, Rasulullah pernah berdoa saat buka puasa sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
(Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu)
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Daud no. 2011)
Di tengah masyarakat, bacaan doa buka puasa ini sering ditambahkan dengan kalimat lain dan hal tersebut tidak menjadi masalah, selama maknanya baik. Tambahan tersebut yakni:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
(Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin)
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”
Doa ketiga, riwayat dari Ibnu Sunni melalui Mu’adz bin Zahrah:
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ
(Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu)
Artinya:” Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.” (HR. Ibnu Sunni)
Baca Juga: Catat! Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 untuk Kota Serang dan Sekitarnya
Doa keempat, masih dari riwayat Ibnu Sunni melalui Sahabat Ibnu Abbas:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
(Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim)
Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR: Ibnu Sunni)
Doa kelima, berdasarkan riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni dari Ibnu Umar:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
(Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii)
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”
Kelima bacaan doa tersebut dapat diamalkan saat buka puasa sesuai dengan kenyamanan masing-masing.
Jika terasa berat membaca semuanya ketika buka puasa, cukup pilih satu atau dua doa yang paling mudah dihafal untuk dibaca pada saat buka puasa tiba.