Pandeglang, Bantentv.com – Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang mencatat capaian positif pada awal tahun 2026. Hingga belum genap satu kuartal berjalan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan dilaporkan telah mencapai 33 persen dari target yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar, menyampaikan bahwa capaian PAD tersebut merupakan hasil dari optimalisasi pengelolaan potensi perikanan yang ada.
Hingga awal Februari 2026, PAD yang berhasil dihimpun dari sektor perikanan telah mencapai sekitar Rp100 juta dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
“PAD sektor perikanan di awal 2026 ini sudah mencapai sekitar Rp100 juta atau 33 persen. Kami memprediksi realisasi tahun ini akan terus meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Uun Kamis, 5 Februari 2026.
Berdasarkan target yang telah ditetapkan pemerintah daerah, Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang dibebani target PAD sebesar Rp597,2 juta sepanjang tahun 2026. Untuk mencapai target PAD tersebut, berbagai sumber pendapatan terus dioptimalkan agar memberikan kontribusi maksimal terhadap kas daerah.
Baca Juga: Pandeglang Susun Metadata Statistik, Dorong Satu Data Daerah yang Terpadu
Dari data yang ada, Balai Benih Ikan (BBI) tercatat menjadi penyumbang terbesar PAD sektor perikanan pada awal tahun ini. BBI mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp88 juta atau setara dengan 88 persen dari total PAD yang masuk hingga awal Februari 2026. Selain BBI, kontribusi PAD juga berasal dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI), meski nilainya masih di bawah capaian BBI.
“Sumber PAD berasal dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 22.Persen. Budidaya Benih Ikan.(BBI).88 persen.Outlet.0. persen. dari TPI yang aktif .dan BBI. yang aktif,” ujarnya.
Meski realisasi PAD di awal tahun menunjukkan tren yang cukup menjanjikan, Uun menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berpuas diri. Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang terus melakukan pembenahan tata kelola layanan agar capaian PAD dapat terus ditingkatkan tanpa membebani para pelaku usaha perikanan.
“Kami terus melakukan pembenahan. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana perikanan menjadi fokus kami untuk mendukung aktivitas nelayan dan pembudi daya ikan di Pandeglang,” pungkasnya.