Serang, Bantentv.com – Di tengah kemajuan teknologi dan informasi, kasus penipuan berbasis teknologi dan dilakukan secara online pun kian marak ditemukan. Dalam beberapa bulan terakhir bahkan seringkali dijumpai kasus penipuan berupa link yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp.
Aplikasi WhatsApp sendiri merupakan aplikasi pengiriman pesan dan sarana komunikasi yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia saat ini. Sehingga hal itu menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan melancarkan aksinya.
Penipuan berupa link yang dikirimkan ke WhatsApp ini berupa link cek resi pengiriman barang, link penjualan online, link instagram, bahkan link undangan pernikahan. Dengan banyaknya jenis link penipuan tersebut, tidak sedikit orang yang sudah menjadi korbannya. Kerugian yang dialami para korban bisa pencurian data pribadi yang disalahgunakan, sampai kepada hilangnya saldo di rekening bank.
Oleh sebab itu penting sekali untuk bertinidak hati-hati apabila ada nomor tak dikenal mengirimkan link yang aneh dan asing. Abaikan saja pesan tersebut, bahkan diblokir agar lebih aman.
Namun, ada kalanya manusia bisa khilaf atau tidak sengaja terklik link penipuan tersebut. Jika menemukan situasi seperti ini, maka beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengamankan data pribadi dilansir dari laman nextren.grid.id adalah sebagai berikut :
- Matikan koneksi internet data selular maupun wifi secara langsung saat tidak sengaja mengklik link. Hal ini dapat menggagalkan transfer data dari smart phone ke perangkat pelaku melalui internet. Dengan demikian, semoga data-data pribadi bisa aman.
- Langkah berikutnya setelah mematikan koneksi internet adalah uninstall aplikasi keuangan seperti mobil banking dan market place.
- Langsung bersihkan ponsel dari virus yang sempat terinstall saat mengklik link. Caranya adalah dengan melakukan factory reset agar virus berbahaya yang tersembunyi dalam sistem bisa terhapus.
Itulah tiga langkah cepat yang bisa dilakukan agar semua data pribadi aman usai mengklik link penipuan. Terus tingkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Jangan mudah tergiur dan penasaran dengan tautan-tautan yang tidak jelas dan aneh. (kholi/red)