BerandaBeritaNasionalMengenal Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI yang Baru Ditetapkan

Mengenal Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI yang Baru Ditetapkan

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menetapkan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Penetapan dilakukan melalui rapat paripurna untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Sari Yuliati dipercaya menggantikan Adies Kadir yang sebelumnya menjabat sebagai pimpinan DPR RI. Penetapan tersebut sekaligus memperkuat komposisi pimpinan DPR pada periode berjalan.

Sebelum menjabat Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati merupakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Komisi III memiliki lingkup tugas pengawasan dan legislasi di bidang hukum, hak asasi manusia, serta keamanan.

Selama di Komisi III, Sari terlibat dalam pembahasan berbagai isu strategis, termasuk reformasi hukum dan penguatan institusi penegak hukum.

Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam mengemban amanah baru di jajaran pimpinan DPR RI.

Baca Juga: Lewat Rapat Paripurna, Sari Yuliati Resmi Jadi Wakil Ketua DPR RI

Sari Yuliati merupakan anggota DPR RI sejak periode 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029.

Ia juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar serta Bendahara Fraksi Partai Golkar di DPR RI.

Politikus Partai Golkar ini mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat II yang meliputi Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram.

Meski berasal dari daerah pemilihan NTB, Sari Yuliati lahir di Jakarta pada 2 Juni 1976.

Riwayat pendidikan Sari Yuliati dimulai dari SDN 3 Pagi Duren Sawit, SMP Negeri 27 Duren Sawit, hingga SMA Negeri 81 Lab School Rawamangun.

Ia kemudian menempuh pendidikan Teknik Sipil di Universitas Trisakti dan lulus pada tahun 2000.

Sari melanjutkan pendidikan magister Teknik Sipil di Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 2003.

Ia juga meraih gelar Sarjana Ilmu Hukum dari Universitas Kristen Indonesia pada 2025 dan saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran.

TERKAIT
- Advertisment -