Pandeglang, Bantentv.com – Provinsi Banten kehilangan salah satu tokoh sentral dalam sejarah kelahirannya. Tryana Sam’un, penggerak utama pembentukan Provinsi Banten, wafat pada Minggu, 11 Januari 2026, pukul 17.44 WIB di Rumah Sakit MMC Jakarta. Almarhum meninggal dunia dalam usia 82 tahun.
Kepergian Tryana Sam’un meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Banten yang mengenal kiprahnya sebagai pejuang pemekaran daerah yang konsisten, bersahaja, dan bekerja tanpa pamrih.
Semasa hidup, Tryana Sam’un dikenal luas sebagai Ketua Badan Koordinasi Pembentukan Provinsi Banten (Bakko-PBB).
Melalui organisasi tersebut, ia berada di garis depan perjuangan memisahkan Banten dari Provinsi Jawa Barat, sebuah proses panjang yang penuh dinamika politik dan sosial.
Baca Juga: Jaga Semangat Awal, Tryana Sjam’un Ingatkan Banten Harus Bergerak untuk Rakyat
Perjuangan itu akhirnya berbuah hasil ketika Provinsi Banten resmi terbentuk pada 4 Oktober 2000, menandai lahirnya pemerintahan daerah baru yang menjadi tonggak penting dalam sejarah otonomi daerah di Indonesia.
Selain memperjuangkan pemekaran, almarhum kerap mengingatkan para pemimpin daerah agar menjaga amanah rakyat.
Ia menekankan pentingnya komitmen melawan kemiskinan dan kebodohan sebagai fondasi utama membangun Provinsi Banten yang maju dan berkeadilan.
Sejumlah tokoh dan elemen masyarakat juga mengajak seluruh warga Banten untuk mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Doa dan simpati turut disampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.