BerandaBeritaPemprov Banten Jaga Zero Case Rabies Selama 14 Tahun Berturut-turut

Pemprov Banten Jaga Zero Case Rabies Selama 14 Tahun Berturut-turut

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menorehkan capaian penting di bidang kesehatan hewan nasional. Selama 14 tahun berturut-turut, Provinsi Banten berhasil mempertahankan status Zero Case Rabies atau nol kasus rabies, meski dihadapkan pada tingginya laporan gigitan Hewan Penular Rabies (HPR).

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M. Tauchid, menyebut capaian ini menjadi bukti efektivitas pengendalian rabies yang dilakukan secara konsisten dan terukur.

Sepanjang tahun 2025, tercatat 1.362 kasus gigitan HPR di berbagai wilayah Banten. Namun, seluruh kasus tersebut berhasil ditangani dengan cepat melalui prosedur medis dan vaksinasi yang tepat sehingga tidak berkembang menjadi kasus rabies.

“Ini menjadi rekor tersendiri bagi Banten. Meski angka gigitan cukup tinggi, seluruhnya dapat ditangani dengan baik sehingga status bebas rabies tetap terjaga,” ujar Agus di Kota Serang, Sabtu, 10 Januari 2026.

Baca Juga: Hari Rabies Sedunia 2025, Banten Tegaskan Komitmen Zero Case Rabies

Agus menegaskan, keberhasilan mempertahankan status zero case rabies selama lebih dari satu dekade bukan terjadi secara kebetulan.

Capaian tersebut merupakan hasil kerja berkelanjutan jajaran Distan Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota melalui surveilans ketat, vaksinasi massal, serta pendekatan jemput bola.

Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan hewan mendatangi langsung pemilik HPR untuk memberikan vaksinasi, terutama pada anjing dan kucing yang berpotensi menularkan rabies.

Selain itu, vaksinasi juga diberikan kepada petugas kesehatan hewan yang memiliki risiko tinggi terpapar.

“Langkah ini menjadi bagian dari perlindungan berlapis, baik bagi hewan maupun manusia,” jelas Agus.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Meski berstatus bebas rabies, Pemprov Banten mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.

Tingginya populasi HPR di lingkungan permukiman dinilai masih menyimpan potensi risiko penularan.

Agus mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pertolongan pertama apabila mengalami gigitan HPR, yakni dengan mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun, kemudian segera melapor ke Rabies Center terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Baca Juga: Warga Serbu Vaksinasi Rabies Gratis di Kabupaten Tangerang

“Rabies memang penyakit yang sangat mematikan. Namun, penyakit ini 100 persen bisa dicegah dan ditangani apabila mendapat tindakan medis secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Sebagai upaya pencegahan utama, masyarakat juga diminta memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin.

Layanan vaksinasi tersedia di klinik hewan maupun Rumah Sakit Hewan milik Dinas Pertanian Provinsi Banten.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -