BerandaBeritaBanten dan Lampung Resmi Daftar Tuan Rumah PON 2032

Banten dan Lampung Resmi Daftar Tuan Rumah PON 2032

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Provinsi Banten bersama Provinsi Lampung secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai calon tuan rumah PON XXIII Tahun 2032 kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Pendaftaran ini menjadi langkah awal yang menandai keseriusan kedua daerah dalam mengambil peran pada ajang olahraga nasional tersebut.

Dari sisi legislatif, dukungan pun disampaikan secara terbuka, salah satunya dari anggota DPRD Provinsi Banten yang menyatakan kesiapan mengawal proses persiapan ke depan.

Anggota Komisi IV DPRD Banten, Wawan Suhada, menegaskan bahwa pencalonan ini tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga harus diikuti dengan kesiapan nyata di lapangan.

Ia menyampaikan komitmen untuk mengawal pembangunan infrastruktur penunjang agar pelaksanaan PON dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana menjadi kunci utama dalam meyakinkan pemerintah pusat serta KONI.

Anggota Komisi IV DPRD Banten, Wawan Suhada, (Bantentv.com/ Hendra)
Anggota Komisi IV DPRD Banten, Wawan Suhada, (Bantentv.com/ Hendra)

Saat ini, Banten dinilai telah memiliki modal awal berupa Stadion Banten International Stadium (BIS) yang bertaraf internasional. Keberadaan stadion tersebut dianggap sebagai kekuatan penting, meskipun masih diperlukan pelengkapan infrastruktur lainnya.

Selain itu, pemanfaatan dan kolaborasi venue olahraga yang tersebar di kabupaten dan kota juga menjadi bagian dari strategi agar penyelenggaraan PON bisa berlangsung optimal dan merata.

Sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD Banten, Wawan Suhada menyatakan optimismenya bahwa Banten dan Lampung memiliki peluang besar untuk terpilih sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Banten Siap Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032 Bersama Lampung

Ia menilai kerja sama antardaerah serta dukungan lintas sektor akan menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.

Optimisme ini juga dibarengi dengan kesiapan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait kebutuhan pembangunan dan pembenahan fasilitas olahraga.

“Tentunya akan ada pembahasan infrastruktur yang perlu kita kerjakan dalm menghadapi PON 2032,” ujar Wawan.

Lebih lanjut, Wawan menyampaikan bahwa kehadiran PON diyakini mampu menjadi sarana promosi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pergerakan atlet, ofisial, dan masyarakat dari berbagai daerah akan memberikan dampak berantai bagi sektor pariwisata, jasa, dan UMKM.

“Kita sudah berdiskusi dengan pemerintah pusat agar persiapannya bisa dimulai dari sekarang,” imbuhnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -