BerandaBeritaPergerakan Tanah Rusak Empat Rumah Warga di Desa Cigoong Utara

Pergerakan Tanah Rusak Empat Rumah Warga di Desa Cigoong Utara

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir berdampak serius terhadap permukiman warga di Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten.

Kondisi alam yang tidak stabil memicu pergerakan tanah yang menyebabkan kerusakan berat pada rumah milik warga.

Empat rumah dilaporkan terdampak, dengan dua di antaranya mengalami kerusakan hingga tidak lagi berbentuk bangunan utuh.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu, 27 Desember 2025, rumah milik Juhenah, warga Kampung Marga Mulya, terlihat mengalami kerusakan sangat parah.

Bangunan yang sebelumnya berdiri kokoh kini hanya menyisakan puing-puing material yang ambruk. Bagian tembok bangunan tampak terbawa longsoran hingga ke kedalaman sekitar lima meter.

Selain bangunan Juhenah, beberapa rumah lain di wilayah yang sama juga mengalami kerusakan serupa.

Dinding bangunan tampak retak, sementara tiang penyangga mulai lapuk dan tidak lagi berfungsi dengan baik. Area sekitar rumah yang sebelumnya rata kini berubah akibat pergeseran permukaan, sehingga membahayakan keselamatan penghuni.

Rumah warga di Desa Cigoong Utara rusak akibat pergerakan tanah yang dipicu dengan hujan berkepanjangan (Bantentv.com/ Nano)
Rumah warga di Desa Cigoong Utara rusak akibat pergerakan tanah yang dipicu dengan hujan berkepanjangan (Bantentv.com/ Nano)

Juhenah mengungkapkan bahwa kerusakan rumah yang ditempatinya bersama keluarga terjadi dalam dua hari terakhir. Ia menyebut hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama kejadian tersebut.

“Untuk saat kondisi seperti ini, padahal tadinya kondisi tanah rata, mah pas hujan dua kemarin itu langsung ambruk semua dan tidak ada yang bisa di tempat,” katanya saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan bahwa saat ini dirinya terpaksa mengungsi karena rumah sudah tidak layak huni. “Saat ini saya tinggal di tempat saudara,” ucapnya.

Baca Juga: Satu Keluarga di Lebak Tinggal Lima Tahun di Gubuk Terpal

Hal serupa juga dialami Muhamad Ilham Lutfi, warga Kampung Hambur di desa yang sama. Ia menjelaskan bahwa dampak pergerakan tanah dirasakan oleh beberapa warga lainnya.

Menurutnya, terdapat empat rumah yang mengalami kerusakan berat, bahkan satu di antaranya tidak lagi menyisakan bangunan. “Dari tiga rumah, dua diantaranya sudah rata dengan tanah, dan satu rumah mengalami rusak parah,” ujarnya.

Warga terdampak berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan penanganan dan memberikan solusi jangka pendek maupun jangka panjang

Mereka mengharapkan adanya bantuan darurat serta langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem dan membahayakan permukiman warga di wilayah tersebut.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -