BerandaBeritaJalan Poros Antar Kelurahan di Cipocok Jaya Rusak Parah

Jalan Poros Antar Kelurahan di Cipocok Jaya Rusak Parah

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Kondisi infrastruktur jalan penghubung antar kelurahan di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, hingga kini masih memprihatinkan.

Ruas jalan poros kelurahan yang berada di wilayah Kelurahan Banjar Sari tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan belum tersentuh perbaikan.

Padahal, jalan ini memiliki peran penting sebagai akses utama yang menunjang aktivitas harian masyarakat di kawasan tersebut.

Baca Juga: Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Juhut Pandeglang Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terlihat jelas pada jalan lingkungan yang berada tepat di samping Perumahan Puri Serang Hijau.

Permukaan aspal yang berlubang serta tergenang air saat hujan membuat akses kendaraan menjadi tidak nyaman dan berisiko.

Kondisi ini diperparah karena ruas tersebut menghubungkan akses antar kelurahan di wilayah Cipocok Jaya dan berada di zona pusat Kota Serang, sehingga tingkat lalu lintasnya cukup tinggi setiap hari.

KondisiĀ  jalan poros antar kelurahan di Cipocok Jaya yang rusak parah (Bantentv.com/ Jaya)
KondisiĀ  jalan poros antar kelurahan di Cipocok Jaya yang rusak parah (Bantentv.com/ Jaya)

Masyarakat setempat menyebutkan bahwa kondisi kerusakan sudah berlangsung lama tanpa adanya pemeliharaan maupun perbaikan dari pihak terkait.

Akibatnya, pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada musim hujan.

Salah seorang pengendara, Ade, mengungkapkan keluhannya terkait kondisi tersebut. ā€œHampir tiap hari saya lewat sini, kondisinya memang memprihatinkan, apalagi di musim hujan seperti ini,ā€ ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lain yang setiap hari memanfaatkan ruas tersebut untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.

Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Selain itu, genangan air yang kerap muncul saat hujan membuat lubang di badan jalan sulit terlihat, sehingga membahayakan pengguna.

Warga menilai keberadaan jalan poros ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat fungsinya yang vital dan lokasinya yang berada di pusat kota.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -