Bantentv.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang perketat pengawasan untuk cegah perundungan di sekolah. Langkah ini dilakukan menyusul indikasi perundungan di sejumlah satuan pendidikan di Kota Serang.
Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan pengawasan disekolah perlu dilakukan menyusul adanya indikasi kasus perundungan disejumlah satuan pendidikan di Kota Serang.
“Kami telah menegaskan kepada kepala sekolah perlunya pemantauan aktif dari dalam proses mengajar maupun saat jeda guru pergantian mata pelajaran”, tegas Nuri saat dikonfirmasi, Sabtu, 22 November 2025.
Baca Juga: Seorang Siswi SLTP di Kota Serang Jadi Korban Perundungan
Menurutnya, ruang kosong setelah satu jam pelajaran kerap menjadi celah terjadinya interaksi berlebihan antar siswa, yang berpotensi memicu tindakan perundungan.
“Guru harus proaktif, pantau murid baik saat KBM berlangsung maupun saat waktu istirahat”, tegas Nuri.
Menurutnya pihak sekolah harus membangun sistem pengawasan berbasis SOP dengan melibatkan guru Bimbingan Konseling dan tenaga pendidik agar pemantauan efektif.
“selain kontrol guru kesadaran murid harus diperkuat melalui edukasi yang konsisten”, ucapnya.
Terkait penanganan pelanggaran pihak Dindikbud Kota Serang menerapkan skema bertahap.
“Sanksi disiapkan mulai dari pembinaan, pemanggilan orang tua”,terangnya.
Menurutnya seluruh sekolah di Kota Serang akan digerakan mengkampanyekan anti bullying secara masif setiap hari.
“Kasus yang muncul saat ini masih pada tingkat awal, namun perlu diantisipasi agar tidak berkembang”, tutup Nuri.
Editor : Erina Faiha