BerandaEkonomiIHSG Terkoreksi ke 8.370 di Akhir Pekan, Pasar Dibayangi Tekanan Sektor Industri

IHSG Terkoreksi ke 8.370 di Akhir Pekan, Pasar Dibayangi Tekanan Sektor Industri

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali alami penurunan ke zona merah pada penutupan perdagangan Jumat, 14 November 2025.

Dikutip dari IDX, IHSG hari ini ditutup turun 0,02% ke posisi 8.370,43. Dengan indeks LQ45 naik 0,33% ke posisi 844,12. Namun, sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.417,13 dan level terendah 8.360,93. Sebanyak 458 saham melemah, 221 saham menguat dan 136 saham tidak bergerak.

Total frekuensi perdagangan 2.460.939 kali dengan volume perdagangan 45,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 20,9 triliun. Sementara posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.696.

Dari 11 sektor saham, terdapat dua sektor saham menghijau. Keduanya adalah sektor saham infrastruktur bertambah 1,18% dan sektor saham transportasi menanjak 1,15%.

Baca Juga: IHSG Menguat Tipis, Investor Asing Serbu Bursa Rp 1,23 Triliun!

Sementara itu, sektor saham industri merosot 1,76%, dan mencatatkan koreksi terbesar. Sektor saham kesehatan melemah 1,49%, sektor saham consumer siklikal terperosok 1,09%, sektor saham basic tergelincir 0,91%.

IHSG Jumat 14 November 2025 (Foto : IDX/BEI)
IHSG Jumat 14 November 2025 (Foto : IDX/BEI)

Kemudian, sektor saham energi terpangkas 0,42%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,38%, sektor saham keuangan merosot 0,29% dan sektor saham properti turun 0,77% dan sektor saham teknologi melemah 0,25%

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

* Saham LION melonjak 25%

* Saham CSIS melonjak 24,86%

* Saham TRUK melonjak 24,76%

* Saham PURI melonjak 24,72%

* Saham KDTN melonjak 24,48%

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

* Saham ITMA merosot 14,99%

* Saham TIRA merosot 14,91%

* Saham GMTD merosot 14,90%

* Saham BEEF merosot 14,74%

* Saham SMLE merosot 14,38%

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

* Saham BUMI senilai Rp 4 triliun

* Saham INET senilai Rp 1,3 triliun

* Saham BBCA senilai Rp 758,2 miliar

* Saham ANTM senilai Rp 740,7 miliar

* Saham PANI senilai Rp 628,7 miliar

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

* Saham BUMI tercatat 300.343 kali

* Saham INET tercatat 155.665 kali

* Saham DEWA tercatat 60.357 kali

* Saham ANTM tercatat 54.875 kali

* Saham COIN tercatat 52.134 kali

TERKAIT
- Advertisment -