Pandeglang, Bantentv.com – Sungguh miris selama bertahun-tahun satu keluarga di Kabupaten Pandeglang tinggal di rumah tidak layak huni. Bagian depan rumah roboh akibat lapuk dimakan usia.
Keterbatasan biaya membuat rumah yang sudah 3 tahun ditempati tersebut tidak pernah diperbaiki dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Doni romdoni pemilik rumah yang berlokasi di Kampung Cilambungan, RT 01 RW 01, Desa Mandalawangi, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang terlihat memprihatinkan.
Bangunan yang berukuran 5 x 8 meter ini sudah 3 tahun ia tempati bersama istri dan ketiga anaknya. Doni yang bekerja sebagai guru honorer di salah satu sekolah swasta di Kecamatan Mandalawangi selama 20 tahun ini mengaku jika penghasilannya sebagai guru honorer membuatnya kesulitan untuk memperbaiki rumah tersebut.
Ia juga menerangkan jika selama ini dirinya tak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.
Baca Juga: Ribuan Tenaga Honorer Cilegon Terancam Menganggur
Doni menerangkan sudah beberapa bulan ini istri dan ketiga anaknya ia pindahkan ke tempat orang tuanya karena khawatir rumah tersebut roboh Kembali.
“Sudah beberapa bulan ini istri sama anak pindah dulu ke rumah orang tua karena takut rumah ini roboh tiba-tiba,” ujar Doni.
“Belum pernah dapat bantuan dari pemerintah buat memperbaiki rumah ini,” lanjut Doni.
Ia berharap ada uluran tangan para dermawan untuk kembali membangun rumahnya agar istri dan anaknya bisa kembali tinggal bersama di rumahnya.
Sementara itu Kepala Desa Mandalawangi, Azis Sahril membenarkan adanya salah seorang warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ia menyebutkan jika pihaknya akan segera mengajukan bantuan pembangunan rumah tersebut kepada pemerintah.
“Kami akan segera mengajukan ke pemerintah untuk bantuan rumah,” ujar Azis.
Ditambahkannya selain mengajukan kepada Pemkab Pandeglang ia juga berjanji bakal membantu untuk melakukan penanganan kepada Doni dengan menggunakan anggaran dari dana desa.
Lilik HN