Lebak, Bantentv.com – Sebanyak sembilan puluh jiwa warga kampung Cingagoler Blok Curug Bandung,desa Panyaungan, kecamatan Cihara, Lebak, Banten yang merupakan korban pergerakan tanah terpaksa harus tinggal di tenda pengungsian setelah perkampungan dan rumah mereka tidak bisa ditempati akibat pergerakan tanah.
Ada dua puluh tiga kepala keluarga yang terdiri dari sembilan puluh jiwa yang tinggal di tenda pengungsian tersebut.
Salah satu warga Weti mengaku semua keluarganya terpaksa harus mengungsi setelah rumahnya hancur akibat pergerakan tanah.
“Kita terpaksa tidur di pengungsian karena rumah udah hancur,” ujar Weti.
Hal sama dikatakan Siti yang mengaku semua keluarga mengungsi dan tinggal di tenda pengungsian.
“Sekeluarga kita tinggal sementara di tenda ini dulu,” ujar Siti.
Warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi dan mereka mempunyai tempat tinggal yang layak seperti sebelumnya. (nano/red)