Jumat, Januari 16, 2026
BerandaHiburanSimak! Ini Tips Menyimpan Jagung Rebus agar Tetap Empuk

Simak! Ini Tips Menyimpan Jagung Rebus agar Tetap Empuk

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Jagung rebus banyak diminati oleh masyarakat Indoensia. Terlebih jagung sebagai salah satu pengganti nasi dengan kandungan karbohidrat yang dibutuhkan.

Tak hanya itu, pertanian jagung juga kini tengah digencarkan oleh pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia. Maka tidak salah, melirik panganan jagung adalah salah satu cara kita menjaga ketahanan pangan itu.

Penjualan jagung rebus mudah ditemukan di banyak sudut kota. Bahkan di dapur kita pun juga sering kali memasak jagung rebus sebagai cemilan atau makanan pokok.

Namun yang menjadi persoalan adalah ketikan sudah didiamkan beberapa jam, terkadang jagung rebus tidak seempuk sesaat setelah dimasak. Bahkan teradang jagung rebus terasa keras dan tak semanis di awal matang dari merebusnya.

Banyak yang mengeluhkan jagung rebus cepat mengering, mengerut, dan kehilangan rasa manis alaminya jika tidak disimpan dengan metode yang tepat.

Padahal kesegaran jagung sangatlah penting, tidak hanya untuk cita rasa tetapi juga untuk mempertahankan nilai gizi optimalnya.

Untuk itu, memahami cara penyimpanan yang benar menjadi kunci untuk menikmati jagung rebus yang lezat kapan saja.

Dilansir dari berbagai sumber, simak tata cara menympan jagung rebus yang benar agar tetap empuk dan tidak mengering:

Dinginkan Jagung Rebus Sebelum Disimpan

Pertama yang sangat krusial dalam proses penyimpanan jagung rebus adalah memastikan jagung telah didinginkan secara menyeluruh setelah selesai direbus.

Proses pendinginan ini tujuannya untuk menghentikan sisa proses pemasakan yang masih berlangsung setelah jagung diangkat dari air panas.

Jika jagung langsung disimpan dalam kondisi hangat, proses pematangan akan terus berlanjut dan dapat memicu pertumbuhan bakteri yang mempercepat pembusukan.

Untuk mendinginkan jagung rebus, Anda bisa menaruhnya di nampan besar dan membiarkannya mencapai suhu ruangan. Metode ini cukup efektif untuk jagung dalam jumlah sedikit.

Namun, jika Anda ingin proses yang lebih cepat dan efisien, terutama untuk menjaga warna jagung tetap mengilat, perendaman dalam air es bisa menjadi pilihan.

Gunakan Perendaman Air Es

Setelah jagung direbus, metode perendaman dalam air es atau ice bath merupakan cara yang sangat efektif untuk menghentikan proses pemasakan secara instan, sebuah teknik yang dikenal sebagai blanching.

Proses ini tidak hanya menghentikan pematangan, tetapi juga membantu menjaga tekstur jagung tetap renyah dan warnanya tetap cerah mengilat.

Setelah itu, jangan lupa tiriskan jagung hingga benar-benar kering. Kelembapan berlebih yang tertinggal pada jagung bisa menjadi pemicu utama pertumbuhan jamur dan bakteri, yang pada akhirnya akan mempercepat proses pembusukan.

Baca Juga: Air Rebusan Jagung, Ternyata Banyak Manfaat Tersembunyi di dalamnya!

Simpan dalam Wadah Kedap Udara

Alternatif lain yang sangat disarankan adalah menyimpan jagung rebus dalam wadah kedap udara. Wadah jenis ini memiliki keunggulan dalam membantu menjaga aroma khas dan rasa manis alami jagung agar tidak menguap atau terkontaminasi.

Dengan kondisi tertutup rapat, jagung terlindungi dari udara luar yang dapat mempercepat oksidasi dan membuat biji cepat layu. Selain itu bisa juga dibungkus dengna aluminium foil.

Simpan di Kulkas (Chiller) untuk Jangka Pendek

Untuk konsumsi dalam beberapa hari ke depan, jagung rebus yang telah didinginkan dan dibungkus dengan baik sangat cocok disimpan di dalam kulkas pada bagian chiller.

Bekukan untuk Penyimpanan Jangka Panjang (Blanching)

Apabila Anda ingin menyimpan jagung rebus untuk jangka waktu yang lama, bahkan hingga berbulan-bulan, metode pembekuan adalah pilihan yang paling efektif. Namun, sebelum dibekukan, jagung sebaiknya melalui proses blansir terlebih dahulu.

Blansir melibatkan merebus jagung sebentar, biasanya selama 3-5 menit, kemudian segera merendamnya dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan.

Hindari Menyimpan Bersama Buah Penghasil Gas Etilen

Salah satu trik penting dalam menjaga kesegaran jagung adalah menghindarkannya dari penyimpanan berdekatan dengan buah-buahan tertentu.

Jagung tidak diletakkan bersama buah-buahan seperti apel, pisang, atau alpukat. Buah-buahan ini dikenal sebagai penghasil gas etilen, yaitu hormon alami yang mempercepat pematangan pada buah dan sayuran di sekitarnya.

Hangatkan Kembali dengan Metode yang Tepat

Cara menghangatkan kembali jagung rebus yang sudah disimpan juga sangat mempengaruhi keempukan dan teksturnya saat akan dikonsumsi.

Untuk jagung rebus yang disimpan di kulkas, Anda bisa menghangatkannya kembali dengan mudah menggunakan microwave atau merebusnya sebentar dalam air mendidih. Proses ini cepat dan efektif untuk mengembalikan kehangatan tanpa merusak tekstur.

Dengan kiat-kita di atas, mudah bukan agar jagung rebus tetap empuk? Bisa dicoba mulai dari sekarang.

Editor Lilik HN
TERKAIT
- Advertisment -