Bantentv.com – Di tengah ramainya tren kuliner di media sosial, hadir satu minuman tradisional dengan sentuhan unik yang langsung mencuri perhatian: es cendol kecebong.
Namanya memang terdengar lucu, tapi justru di situlah daya tariknya. Bentuk cendol yang bulat-bulat kecil menyerupai “kecebong” membuat tampilannya berbeda dari cendol pada umumnya.
Menjelang bulan Ramadan, minuman ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Selain tampilannya menarik untuk difoto dan dibagikan di media sosial, rasanya tetap mempertahankan cita rasa tradisional yang manis, gurih, dan menyegarkan—sangat cocok untuk melepas dahaga saat berbuka puasa.
Apa Itu Es Cendol Kecebong?
Jika biasanya cendol berbentuk memanjang, pada versi ini adonannya diteteskan hingga membentuk bulatan kecil-kecil. Teksturnya kenyal lembut, berpadu dengan santan gurih dan gula merah cair yang legit.
Disajikan dengan es batu atau es serut, minuman ini menjadi perpaduan tradisi dan inovasi yang sederhana namun memikat.
Keunikan bentuknya membuat banyak orang penasaran. Dalam dunia jualan, rasa enak saja kadang belum cukup tampilan visual yang menarik bisa menjadi nilai tambah yang besar.
Peluang Usaha Saat Ramadan Bulan puasa identik dengan minuman segar. Es cendol kecebong bisa jadi pilihan karena:
- Modal bahan relatif terjangkau
- Proses pembuatan tidak terlalu rumit
- Bisa dikreasikan (topping nangka, alpukat, tape, atau boba)
- Tampilan unik mudah viral di media sosial
- Cocok dijual dalam cup praktis untuk takjil
Resep Es Cendol Kecebong
Bahan Cendol:
- 100 gram tepung beras
- 1 sdm tepung tapioka
- 600 ml air
- 1/2 sdt garam
- Pewarna hijau (bisa dari daun pandan atau pasta pandan)
Bahan Kuah Gula:
- 200 gram gula merah, sisir halus
- 100 ml air
- 1 lembar daun pandan
Bahan Santan:
- 500 ml santan
- 1/2 sdt garam
- 1 lembar daun pandan
Cara Membuat
Buat cendol:
Campurkan tepung beras, tepung tapioka, garam, dan air. Tambahkan pewarna hijau. Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga mengental dan meletup-letup.
Bentuk kecebong:
Masukkan adonan ke plastik segitiga atau botol saus. Teteskan perlahan ke dalam wadah berisi air es hingga membentuk bulatan kecil. Diamkan sampai mengeras, lalu tiriskan.
Buat kuah gula:
Rebus gula merah, air, dan daun pandan hingga larut dan sedikit mengental. Saring.
Rebus santan:
Masak santan bersama garam dan daun pandan sambil terus diaduk agar tidak pecah. Dinginkan.
Penyajian:
Masukkan cendol ke dalam gelas, tambahkan es batu, siram gula merah dan santan. Siap dinikmati!
Tips Agar Jualan Laris
- Gunakan santan segar agar rasa lebih gurih dan autentik
- Pastikan tekstur cendol kenyal, tidak terlalu lembek atau keras
- Sajikan dalam cup bening agar bentuk “kecebong” terlihat jelas
- Tambahkan topping kekinian untuk variasi menu
- Promosikan lewat video singkat proses pembuatannya di media sosial
Berbuka puasa bukan sekadar menghilangkan haus dan lapar, tapi juga tentang kebersamaan dan rasa syukur.
Segelas es cendol kecebong yang sederhana bisa menghadirkan senyum di meja makan keluarga. Dari dapur kecil di rumah, ide sederhana ini bisa menjadi ladang rezeki yang penuh berkah.
Karena pada akhirnya, usaha yang dijalankan dengan niat baik dan kualitas yang dijaga, insyaAllah akan menemukan jalannya sendiri.
Selamat mencoba dan semoga jualannya laris manis di bulan Ramadan!