Bantentv.com – Setelah Hari Raya Idul Adha, masyarakat biasanya mendapat daging, dan langsung mengolah atau menyimpan daging kurban untuk dimasak di kemudian hari. Namun, masih banyak orang yang keliru dalam menyimpan daging, sehingga teksturnya berubah menjadi kering, alot, bahkan cepat bau.
Padahal, cara penyimpanan daging sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kesegarannya. Jika dilakukan dengan benar, daging kurban bisa tetap empuk dan tahan lebih lama saat disimpan di lemari pendingin.
Ada beberapa trik sederhana yang biasa dilakukan pedagang sate agar daging tetap segar dan tidak mudah rusak. Berikut tips menyimpan daging kurban yang benar.
Baca Juga: Iduladha 1447 H, Warga GPA Serang Kurban 8 Sapi dan 17 Domba
1. Pastikan Tangan Bersih dan Higienis
Sebelum memegang daging, pastikan tangan dalam kondisi bersih. Gunakan sarung tangan plastik untuk menjaga kebersihan dan mengurangi risiko kontaminasi bakteri pada daging.
2. Jangan Langsung Mencuci Daging
Jika terdapat bagian daging yang kotor, cukup lap menggunakan tisu bersih. Hindari mencuci daging sebelum disimpan karena air dapat memicu pertumbuhan bakteri dan membuat daging lebih cepat bau serta kehilangan kesegarannya.
Mencuci daging sebaiknya dilakukan saat akan dimasak, bukan ketika baru diterima.
3. Pisahkan Daging dan Jeroan
Daging kurban sebaiknya tidak disimpan bersama jeroan. Pasalnya, jeroan mengandung lebih banyak mikroba yang dapat mempercepat proses pembusukan daging.
Penyimpanan terpisah akan membantu menjaga kualitas daging tetap baik lebih lama.
4. Simpan Daging dalam Potongan Besar
Jika ingin menyimpan daging di kulkas, usahakan kondisi daging tetap utuh atau dipotong sesuai kebutuhan memasak. Hindari memotong terlalu kecil karena semakin sering dipegang, risiko kontaminasi bakteri juga meningkat.
Selain itu, potongan besar membantu menjaga kelembapan alami daging agar tidak cepat kering.
5. Jangan Langsung Masukkan ke Freezer
Untuk penyimpanan jangka panjang, jangan langsung memasukkan daging ke freezer. Sebaiknya simpan terlebih dahulu di chiller atau pendingin biasa selama beberapa jam agar suhu daging menyesuaikan secara bertahap.
Cara ini membantu menjaga tekstur daging tetap empuk dan tidak alot saat dimasak.
6. Cairkan Daging Secara Bertahap
Saat akan diolah, hindari langsung menyiram daging beku dengan air panas. Pindahkan terlebih dahulu dari freezer ke chiller agar suhu daging naik perlahan.
Metode ini membantu menjaga serat daging tetap baik dan menghasilkan tekstur yang lebih lembut ketika dimasak.
Baca Juga: Polres Serang Salurkan Puluhan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Organisasi Wartawan
Menyimpan daging kurban dengan cara yang tepat tidak hanya membuat daging lebih awet, tetapi juga menjaga rasa dan kualitasnya tetap segar saat diolah.
Dengan teknik sederhana seperti yang biasa dilakukan pedagang sate, daging kurban bisa tetap empuk, tidak bau, dan lebih nikmat disantap bersama keluarga saat Iduladha.