BerandaBeritaTes Urine di Terminal Merak, Dua Sopir Bus Terindikasi Positif Narkoba

Tes Urine di Terminal Merak, Dua Sopir Bus Terindikasi Positif Narkoba

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Dua sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang beroperasi di Terminal Terpadu Merak, Kota Cilegon, terindikasi positif zat amfetamin setelah menjalani tes urine yang dilakukan oleh petugas kepolisian.

Temuan tersebut diketahui saat Satuan Reserse Narkoba Polres Cilegon menggelar tes urine secara mendadak pada masa angkutan Lebaran 2026.

Kegiatan tes urine tersebut dilakukan terhadap sejumlah sopir bus yang akan membawa pemudik dari Terminal Terpadu Merak menuju berbagai daerah tujuan.

Pemeriksaan melalui tes urine ini merupakan langkah pencegahan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkotika saat menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Jelang Nataru, BNN Banten Siapkan Tes Urine untuk Awak Transportasi

Kasat Narkoba Polres Cilegon, Suryanto, menjelaskan bahwa tes urine dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat disebabkan oleh penggunaan obat terlarang, terutama pada periode arus mudik Lebaran.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap sembilan orang yang terdiri dari sopir dan kondektur bus.

Dari hasil tes urine tersebut, dua orang di antaranya terindikasi positif mengandung zat amfetamin.

Temuan dari tes urine ini kemudian langsung ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dengan melakukan koordinasi bersama pengelola terminal.

Dua sopir bus terindikasi positif narkoba saat tes Urine di Terminal Merak (Foto: Bantentv.com/ Ali)
Dua sopir bus terindikasi positif narkoba saat tes Urine di Terminal Merak (Foto: Bantentv.com/ Ali)

Atas hasil tes urine tersebut, petugas segera meminta bantuan pihak Balai Pengelola Transportasi Darat untuk mengamankan kedua sopir yang sebelumnya telah berangkat membawa penumpang.

“Dua orang diduga positif, tapi karena mobilnya bergerak kami minta bantuan BPTD agar sopir bus itu diamankan dulu,” ujar AKP Suryanto, kepada wartawan.

Suryanto menambahkan bahwa hasil tes urine tersebut masih bersifat dugaan awal. Pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan keakuratan hasil tes urine yang telah dilakukan terhadap para sopir tersebut.

“Ini masih diduga yah, kita masih akan cek keakuratan dari hasil tersebut,” ungkapnya.

Pemeriksaan melalui tes urine ini rencananya akan terus dilakukan setiap hari selama masa angkutan mudik Lebaran berlangsung.

Sasaran tes urine tidak hanya sopir bus, tetapi juga kondektur yang bertugas dalam perjalanan, sebagai upaya menekan potensi penyalahgunaan narkoba di sektor transportasi.

Melalui kegiatan tes urine tersebut, Polres Cilegon juga mengimbau seluruh sopir, baik pengemudi angkutan umum maupun kendaraan pribadi, agar tidak menggunakan obat-obatan terlarang sebagai doping saat berkendara.

Penggunaan zat terlarang dinilai sangat berbahaya karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -