BerandaBeritaSungai Ciujung Meluap, Sekitar 500 Rumah di Kibin Terendam Banjir

Sungai Ciujung Meluap, Sekitar 500 Rumah di Kibin Terendam Banjir

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Sekitar lima ratus rumah di Perumahan Bumi Negara Lestari (BNL), Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut.

Banjir terjadi setelah Sungai Ciujung meluap dan mengalir ke kawasan permukiman warga. Peristiwa banjir tersebut dilaporkan terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, dan hingga saat ini masih merendam sebagian rumah warga.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kibin dalam durasi cukup lama menyebabkan debit air Sungai Ciujung meningkat secara signifikan.

Baca Juga: Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Sungai Ciujung Ditemukan Tak Bernyawa

Kondisi tersebut membuat air sungai meluap dan menggenangi Perumahan Bumi Negara Lestari yang berada di dataran lebih rendah.

Warga setempat mengaku sudah terbiasa menghadapi banjir yang kerap datang setiap kali hujan turun. Sejak awal, sebagian warga telah berupaya menyelamatkan barang-barang rumah tangga ke tempat yang lebih aman.

Namun demikian, tidak semua barang dapat diselamatkan. Sejumlah barang seperti sepeda dan sepeda motor masih terendam banjir karena keterbatasan waktu dan tingginya genangan air.

Ratusan rumah di Perumahan Bumi Negara Lestari (BNL), Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang terendam banjir (Bantentv.com/ Imron)
Ratusan rumah di Perumahan Bumi Negara Lestari (BNL), Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang terendam banjir (Bantentv.com/ Imron)

Ketua RT setempat, Munawir, mengatakan bahwa banjir sudah menjadi persoalan rutin di kawasan tersebut setiap kali hujan deras turun dalam waktu lama.

Menurutnya, posisi Sungai Ciujung yang lebih tinggi dibandingkan permukiman warga menjadi penyebab utama air mudah meluap ke perumahan.

“Setiap hujan yang durasinya agak lama, itu pasti terendam. Sekarang kalau ditotal kurang lebih 500 rumah yang terendam,” kata Munawir, Ketua RT.

Banjir yang merendam Perumahan Bumi Negara Lestari ini tercatat mencapai ketinggian air sekitar 50 hingga 60 sentimeter. Genangan air tidak hanya merendam halaman, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga.

Sementara itu, salah seorang warga, Nurhuda, mengungkapkan bahwa hingga kini air masih menggenangi permukiman dan masuk ke dalam rumah.

Meski sudah terbiasa menghadapi banjir, ia mengaku kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas serta menimbulkan kerugian materi karena banyak barang yang tidak sempat diselamatkan.

“Semoga segera ada perbaikan di sungai, supaya airnya tidak meluap,” ucap Nurhuda, salah seorang warga.

Warga Perumahan Bumi Negara Lestari berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan serius terhadap banjir yang terus berulang.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -