Lebak, Bantentv.com – Sanitasi dan laik higiene adalah syarat prioritas utama untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjamin keamanan pangan.
Tak hanya bersertifikat SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitas), salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lebak rupanya juga memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) modern.
Adalah SPPG Yayasan Hamim Center yang berlokasi di Kampung Pasar Keong, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Ini menjadi satu-satunya dapur MBG di wilayah tersebut yang telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah modern.
Pembangunan Ipal ini merupakan bentuk tanggung jawab SPPG Hamim Center terhadap kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Petani Banten Didorong Jadi Pemasok Utama SPPG
Selain itu dapur tersebut juga telah memperoleh sertifikat laik higienis sanitasi. Hal ini menandakan pemenuhan standar kebersihan, sanitasi lingkungan serta kelayakan operasional.
Salah satu petugas SPPG Hamim Center, Juhedi mengatakan setiap limbah dari sisa dapur akan masuk dan diurai dalam instalasi pengolahan air limbah.
Di sisi lain, IPAL ini memiliki tiga tahap penyaringan mulai dari pemisahan air dan minyak. Hingga menghasilkan air buangan yang jernih dan tidak berbau. Dengan demikian, tidak akan membahayakan dan mencemari lingkungan sekitar.
“Jadi setiap limbah dari sisa dapur itu kita akan masukkan dan diurai di IPAL ini,” ujar Juhedi.
Baca Juga: Cara Dapatkan SLHS untuk Syarat Dapur MBG
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Hamim Center Founder, Jumarta mengatakan selain kelengkapan, alat dapur ini juga telah membangun instalasi pengolahan air limbah modern. Ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Pembangunan IPAL ini bentuk tanggung jawab kami terhadap lingkungan sekitar,” ujar Jumarta.
Penerapan sistem pengolahan limbah ini menjadikan SPPG Hamim Center sebagai dapur mbg pertama dan satu-satunya di Kabupaten Lebak. Dapur ini sudah memiliki sanitasi lingkungan lengkap dan laik operasional.