BerandaBeritaPanen Raya Padi Organik PS-08, Pandeglang Dorong Ketahanan Pangan dan Agrowisata

Panen Raya Padi Organik PS-08, Pandeglang Dorong Ketahanan Pangan dan Agrowisata

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Kabupaten Pandeglang terus memperkuat arah pembangunan pertanian berkelanjutan melalui pengembangan padi organik. Upaya tersebut ditandai dengan rencana pelaksanaan Panen Raya Padi Organik varietas PS-08 di Desa Sukarame, Kecamatan Carita. Kegiatan ini akan digelar pada Rabu 11 Februari 2026.

Panen raya ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sektor pertanian.

Varietas PS-08 yang dipanen merupakan hasil pengembangan Brigade Pangan Bhakti Bela Negara di bawah naungan Yayasan Bhakti Bela Negara. Pengembangan ini dilakukan dengan pendekatan pertanian organik yang ramah lingkungan.

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dijadwalkan hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran kepala daerah menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap petani yang mulai beralih ke sistem tanam organik. Selain itu, hal ini memperkuat posisi Pandeglang sebagai daerah penghasil pangan sehat.

Baca Juga: Desa Bandung Kembangkan Mina Agrowisata Bukit Sinyonya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengatakan panen raya ini bukan sekadar agenda seremonial. Namun, panen raya ini merupakan bukti konkret transformasi pertanian daerah.

“Kami ingin sektor pertanian Pandeglang tidak hanya menopang ketahanan pangan, tetapi juga dipadukan dengan konsep pariwisata atau agrowisata,” ujar Riza saat dikonfirmasi, Rabu.

Lokasi panen yang dipusatkan di Saung Tepi Sawah, Desa Sukarame, sengaja dipilih karena berada di kawasan wisata unggulan Carita.

Konsep pertanian yang tertata di wilayah pesisir diharapkan mampu menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Selain itu, diharapkan juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani.

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pandeglang dijadwalkan turut hadir, mulai dari Wakil Bupati, Sekda, Plt Kepala Dinas Pertanian, Kepala DPMPD, Camat Carita, Kepala Dinas Pariwisata, hingga Kepala DKUPP.

Kehadiran lintas OPD ini bertujuan memastikan sinergi antara sektor pertanian dan pemasaran. Selain itu, sinergi juga diperlukan dengan sektor pariwisata.

Riza menambahkan, panen raya ini diharapkan dapat memotivasi petani di Kecamatan Carita dan wilayah sekitarnya untuk beralih ke pola tanam organik. Pola tanam tersebut memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, pola ini juga berkelanjutan bagi lingkungan.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -